8 Tanda Kucing Terkena Penyakit Parvo, Panleu Atau Distemper

Ruangdiary.com - Di artikel sebelumnya kita sudah bahas gejala dan cara mengatasi kucing terkena virus Panleu, Parvo atau Distemper, di artikel ini: Gejala, Cara Mengatasi Penyakit Parvo, Panleu Atau Distemper Pada Kucing

Distemper pada kucing atau biasa dikenal dengan feline panleukopenia (Panleu), feline infectious enteritis, feline parvovirus (Parvo) adalah penyakit yang sangat berbahaya bagi kesehatan kucing.

Kucing yang belum dilakukan vaksinasi biasanya tidak akan bertahan hidup ketika terserang oleh virus ini.

Gejala klinis distemper pada kucing memang mirip seperti penyakit pada umumnya, terkadang pemilik tidak menyadarinya dan menganggap sebagai penyakit biasa hingga akhirnya virus menjadi berkembang menginfeksi usus dan kucing mengalami dehidrasi yang cukup parah.

Berikut dibawah ini 8 tanda kucing terkena virus Panleu, Parvo Atau Distemper.

virus parvo panleu dan distemper


Ciri Kucing Terkena Virus Panleu, Parvo Atau Distemper

1. Kucing Selalu Menempelkan Dagu dan Dadanya Ke Lantai (Hunched Up Position)

Kondisi ini merupakan ciri khas kucing terkena virus Panleu, Parvo atau Distemper, karena kucing menahan rasa sakit pada bagian perut.

Posisi ini menyebabkan kucing tidak aktif, tidak ingin bergerak dan lebih cenderung melindungi bagian perutnya.

2. Kucing Demam Tinggi

Kucing yang terkena virus Panleu, Parvo Atau Distemper panas tubuhnya bisa mencapai lebih dari 39.5oC atau melebihi suhu normal tubuhnya.

Demam tinggi ini disebabkan oleh respon tubuh untuk membentuk pertahanan melawan virus.

3. Kucing Tidak Nafsu Makan

Kucing yang terkena virus ini membuat nafsu makan menjadi turun, karena disebabkan rasa sakit pada bagian perutnya.

Kucing akan menolak diberikan makanan apapun termasuk makanan yang ia sukai.

Kucing bisa bertahan hidup dengan tidak makan maksimal 3 hari.

Setelah itu, ia akan mengalami hepatic lipidosis atau mengalami kerusakan hati karena selnya telah tergantikan oleh lemak.

4. Kucing Suka Menyendiri Dan Bersembunyi

Kucing merupakan hewan yang suka menyembunyikan rasa sakitnya dan lebih memilih menyendiri.

Kucing yang sakit akan mengasingkan diri dan menghilang selama beberapa hari. Mencari tempat persembunyian yang lebih aman dan nyaman agar tidak terganggu oleh kucing lain ataupun lingkungan sekitar karena rasa sakit yang sedang di deritanya.

5. Kucing Muntah Kuning

Kucing yang terkena virus panleu, parvo atau Distemper akan mengalami gangguan pada saluran pencernaannya, termasuk gangguan pada daerah hati, kantung empedu, dan juga lambung.

Kucing yang mengalami gangguan pencernaan akan menyebabkan mual. Asam lambungnya naik akibat infeksi dan tidak ada makanan yang masuk menyebabkan kucing muntah kuning.

✓ Baca Juga: Cara Mengatasi Scabies Pada Kucing Dan Cara Pencegahannya

6. Kucing Mencret Atau Diare

Virus Panleu, Parvo Atau Distemper akan menginfeksi bagian usus dan menyebabkan kerusakan sel usus.

Kerusakan ini akan menyebabkan penyerapan air menjadi tidak sempurna, sehingga banyak air yang akan keluar melalui diare.

Jika usus sudah rusak akan mengalami penyerapan nutrisi yang tidak sempurna. Maka pembuluh darah dan Sel yang rusak dapat menyebabkan diare berdarah.

7. Kucing Mengalami Dehidrasi

Kucing akan mengalami dehidrasi akibat dari muntah dan diare yang berkepanjangan. Hal ini karena cairan tubuh banyak yang hilang melalui muntah dan diare.

Tanda lainnya kucing  mengalami dehidrasi adalah mata lebih cekung, dan kulit yang tidak elastis lagi.

8. Kelainan Syaraf Pada Anak Kucing (Kitten)

Anak kucing yang tertular virus ini dari induknya akan mengalami kelainan pada syarafnya.

Anak kucing yang mengalami kelainan syaraf akan berjalan sempoyongan dan tidak seimbang.

Umumnya, Kucing yang mengalami infeksi ini biasanya tidak dapat bertahan hidup karena kondisi keseimbangannya kurang baik.

Kesimpulan:
Virus panleu, parvo atau biasa disebut dengan Distemper pada kucing, merupakan penyakit yang sangat berbahaya bagi kesehatan kucing.

Jika kucing mengalami gejala atau tanda-tanda seperti yang telah disebutkan diatas, maka perlu segera diperiksakan ke dokter hewan.

Buka Komentar
Tutup Komentar

Post a Comment

"Terimakasih anda sudah berkunjung di situs kami. Silahkan tinggalkan komentar anda".