Benarkah Kucing Dapat Menyebabkan Kemandulan Dan Keguguran Pada Ibu Hamil?

Ruangdiary.com - Kehamilan merupakan salah satu momentum yang membahagiakan dan dinanti-nantikan oleh setiap pasangan yang sudah menikah.

Usaha dan doa selalu dipanjatkan oleh pasangan suami istri agar dapat memperoleh sang buah hati.

Banyak pasangan suami istri yang berusaha ingin mendapatkan buah hati dengan beragam cara melalui treatment obat herbal, evaluasi status reproduksi, kombinasi diet dan gaya hidup sehat, serta hal-hal lainnya yang bertujuan agar bisa mendapatkan sang buah hati.

Ada juga ibu hamil yang ingin memiliki hewan peliharaan tetapi ragu karena kondisinya yang sedang hamil. Karena takut hewan yang dipeliharanya dapat menularkan penyakit, dapat memengaruhi kesuburan, dan hal lainnya.

benarkah kucing penyebab kemandulan dan keguguran
bolehkah ibu hamil pelihara kucing?


Banyak rumor yang mengatakan mengenai kucing dapat menyebabkan kemandulan pada wanita hamil, dan dapat memicu keguguran pada kehamilan, bahkan kecacatan janin atau kematian pada janin.

Hal ini memang bisa terjadi karena didasari adanya parasit yang muncul pada kotoran kucing yaitu toxoplasma gondii.

Selain pada kotoran kucing, parasit toxoplasma gondii juga dapat ditemukan pada sayuran atau buah-buahan yang tidak di cuci bersih dan daging yang belum matang.

Parasit Toxoplasma Gondii ini dapat menyebabkan Toksoplasmosis yang jika menginfeksi wanita hamil dapat menyebabkan terhambatnya perkembangan janin (toksoplasmosis kongenital).

Meski parasit toxoplasma gondii ini tidak menular melalui antar manusia, akan tetapi ibu hamil dapat menularkan ke janinnya sendiri.

Parasit Toxoplasma gondii dapat masuk ketubuh manusia dan akan bersarang pada otot, otak, mata dan otot jantung.

Sedangkan, Parasit Toxoplasma gondii yang masuk pada tubuh kucing akan bersarang pada usus halus dan akan keluar bersama dengan kotoran.

✓ Baca Juga: 10 Fakta Toxoplasma Gondii Pada Kucing Dan Hewan Mamalia

Bagaimana cara penularan parasit toxoplasma gondii dari kucing ke manusia?

Pada kucing cara penularannya ke manusia adalah jika ookista infektif yang berada di fesses atau kotoran kucing termakan atau masuk ke tubuh manusia melalui mulut. Hal tersebut bisa terjadi jika higiene dan sanitasi yang tidak terjaga, salah satunya adalah tidak cuci tangan setelah kontak langsung atau memegang/terkena kotoran kucing.

Selain kucing, Parasit Toxoplasma gondii juga bisa melalui daging yang belum matang dan buah-buahan yang tidak di cuci bersih.

Jadi, parasit Toxoplasma gondii ini tidak hanya melalui kotoran kucing saja, akan tetapi juga bisa dari daging mentah dan buah-buahan yang tidak di cuci bersih.

Itu artinya, tidak sepenuhnya penyebab gagal hamil atau keguguran pada ibu hamil disebabkan karena telah memelihara kucing, namun bisa juga dari makananan yang kita konsumsi.

Oleh karena itu pada ibu hamil disarankan makan makanan daging yang matang dan selalu mencuci bersih buah-buahan sebelum di konsumsi.

Bagaimana cara mencegah kucing terkena parasit Toxoplasma gondii?

Kucing terpapar oleh toxoplasma gondii dapat terjadi karena kebiasaan kucing memburu tikus. Tikus yang dimakan oleh kucing terdapat Toxoplasma pada daging /ototnya.

Ketika kucing memakan tikus maka Toxoplasma akan berkembang didalam usus halusnya. Sehingga kotoran kucing akan mengandung ookista infektif Toxoplasma. untuk selanjutnya kamu bisa baca artikel dibawah ini 8 cara mencegah kucing terinfeksi parasit toksoplasma.

✓ Baca Juga: 8 Cara Mencegah Kucing Terinfeksi Parasit Toxoplasma Gondii

Cara Pencegahan Penularan Toksoplasmosis (Parasit Toxoplasma Gondii)

Untuk mencegah terpapar oleh parasit toxoplasma gondii bisa kamu lakukan dengan cara berikut:

- Selalu jaga kucing tetap berada dalam rumah atau pengawasan (agar tidak mengkonsumsi tikus)
- Selalu gunakan sarung tangan saat membersihkan kotoran kucing.
- Setelah selesai membersihkan tempat kotoran kucing jangan lupa cuci tangan menggunakan sabun di air mengalir.
- Jangan memberikan kucing daging mentah.
- Selalu sediakan makanan khusus untuk kucing agar kucing tidak berburu tikus.

Jadi, Jangan khawatir untuk memelihara kucing dirumah yaa..

Buka Komentar
Tutup Komentar

Posting Komentar