7 Penyakit Pada Kucing Di Usia Tua, Berikan Perhatian Untuk Nya

Ruangdiary.com - Senior cat atau kucing yang sudah tua biasanya memiliki umur diatas 7 tahun.

Pembagian usia kucing yang sudah tua dapat dibagi menjadi 3 kategori yaitu: 
1. Middle aged 7-10 tahun
2. Senior 11-14 tahun dan,
3. Geriatric 15 tahun.

Semakin bertambah usia kucing maka kita harus memberikan lebih banyak perhatian kepadanya.

Managemen pakan dan kesehatan merupakan sesuatu yang sangat penting dan wajib diperhatikan pada usia ini.

Kucing yang sudah tua memiliki kecenderungan mudah terserang penyakit kronis sehingga kita perlu memberikan perhatian khusus untuk nya.

Berikut dibawah ini 7 Penyakit Kucing Yang Sudah Tua  Yang Wajib Kamu Ketahui


7 Jenis Penyakit Pada Kucing Yang Sudah Tua

1. Diabetes Mellitus

Diabetes mellitus seringkali terjadi pada kucing yang sudah tua. Diabetes ini juga mirip dengan diabetes yang sering terjadi pada manusia.

Kucing akan lebih rentan terkena diabetes karena kucing mengalami obesitas.

Diet ketat merupakan tindakan yang wajib dilakukan disertai dengan pengawasan dokter hewan untuk mengatasi Diabetes Mellitus pada kucing.

Apa Ciri-Ciri Kucing Mengalami Diabetes Mellitus?

Ciri-ciri kucing mengalami Diabetes Mellitus yaitu kucing yang obesitas (Kegemukan) tiba-tiba menjadi sangat kurus, nafsu makan yang sangat tinggi (excessive hunger), haus berlebihan, dan urinasi berlebihan.

2. Gangguan Pada Fungsi Ginjal

Gangguan ginjal pada kucing tua juga seringkali terjadi dimulai usia middle age (yaitu 7-10 tahun).

Kondisi gangguan fungsi ginjal pada kucing bisa kita lihat dari pengecekan darah dan urine.

Kucing yang mengalami gangguan fungsi ginjal ditandai dengan darah mengalami peningkatan ureum dan kreatinin.

Selain itu, kucing akan memperlihatkan haus yang berlebihan, konstipasi, nafsu makan menjadi berkurang, serta mengalami penurunan berat badan dengan cepat.

Penanganan yang perlu diberikan ke kucing yang mengalami gangguan fungsi ginjal adalah memberikan protein yang mudah dicerna (digestible), memberikan serat yang tinggi, magnesium, dan natrium yang cukup. Pemberian ini perlu dikonsultasikan dengan dokter hewan agar mendapatkan formula yang tepat.

3. Penyakit Pada Saluran Pencernaan

Kondisi ini memang sangat umum terjadi pada kucing tua, karena semakin bertambahnya usia maka fungsi organ-organ juga akan mengalami penurunan termasuk organ pada saluran pencernaan.

Kucing yang sudah tua dengan gejala klinis diare, muntah, dan penurunan nafsu makan sangat rentan terserang oleh berbagai penyakit. Sehingga perlu perhatian khusus.

Selain memeriksakan ke dokter hewan maka perlu diberikan diet yang baik yaitu dengan cara meningkatkan asupan protein, lemak, dan juga karbohidrat yang mudah dicerna.

✓ Baca Juga: 6 Kondisi Darurat Pada Kucing Serta Cara Mengatasinya Untuk Mencegah Kematian

4. Gangguan Pada Gusi Dan Gigi

Kucing yang sudah tua memiliki kondisi gigi dan gusi yang telah rapuh, bahkan gigi sudah tidak tajam lagi, sehingga pemberian pakan juga perlu diperhatikan.

Kucing yang sudah tua perlu diberikan makanan-makanan yang lembut dan lembek, bukan makanan kering yang keras agar tidak melukai gusinya.

5. Penyakit Jantung

Kucing tua juga bisa mengalami Penyakit Jantung yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Oleh sebab itu perlu diberikan perhatian khusus dengan menghindari pemberian pakan dengan kadar natrium tinggi dan kadar garam tinggi.

6. Arthritis

Arthritis atau peradangan pada sendi merupakan kondisi yang seringkali terjadi pada kucing tua.

Kucing yang mengalami Arthritis ditandai dengan kesulitan untuk bergerak dan tidak bisa melompat ke tempat yang lebih tinggi.

Selain sering terjadi pada kucing tua, Arthitis juga lebih sering terjadi pada kucing yang obesitas, Karena beban berat yang ditanggung oleh kaki dan sendi menjadi meningkat.

Jika kucing kesayangan kamu mengalami Arthritis maka perlu diperhatikan dan berikan suplemen seperti kondroitin sulfat dan glukosamin.

7. Kulit Dan Bulu
Kucing yang sudah tua juga memiliki kecenderungan mengalami elastisitas kulit yang menurun sehingga bulu akan terlihat sangat kusam, bulu tidak mengkilap, serta kulit mudah luka. 

Perlu diperhatikan juga untuk kecukupan vitamin E-nya dan asam lemak-nya, seperti asam arakidonat dan asam linolenat (omega 6). Hal ini bertujuan agar kulit tetap terjaga.

Buka Komentar
Tutup Komentar

Iklan Tengah Artikel 2