√ Diam Bukan Berarti Kalah Atau Lemah, Kadang Kita Tahu Apa Yang Harus Dikatakan, Tetapi Memilih Untuk Tidak Menyakiti

Ruangdiary.com - Tentang hinaan, cacian, dan direndahkan, Terkadang seseorang lebih memilih untuk diam tak membalas, dia tau memilih yang terbaik dan mengalah daripada harus kalah dari amarah.

Apakah orang tersebut lemah?

tidak, justru orang tersebut sangat kuat karena mampu mengatur emosinya agar tidak membalas.

Maka, kitapun seharusnya selalu belajar untuk bisa demikian, belajar tenang meskipun benar-benar kita diperlakukan buruk oleh orang lain.

Sungguh, memilih diam adalah obat untuk kita tidak tersakiti terlalu dalam, kendalikan diri untuk tidak menyakiti, meski kadang kita tahu betul apa yang harus kita katakan.


"Teruslah Untuk Selalu Bersabar Meskipun Ada Orang Lain yang Selalu Menyalahi Hidup Kita, Jangan Gegabah Untuk Membalas Nya, Apalagi Sampai Bertindak Karena Emosi"

Teruslah untuk selalu bersabar meskipun ada saja orang yang sibuk menyalahi hidup kita, entah itu dari perkataannya yang buruk, ataupun dari perlakuannya yang tidak enak kepada kita.

Jangan pernah gegabah untuk membalas perbuatan Nya, jangan gegabah untuk membenci Nya, dan jangan pula gegabah untuk mencaci Nya, Sebab yang demikian itu hanya akan membuat kita dibenci oleh Allah.


"Tetap Bersikaplah Baik Kepada Siapapun, Meskipun Benar Orang Itu Telah Menyakiti Hati Kita Dengan Begitu Kejinya"

Jangan pernah bosan menjadi orang baik, teruslah bersikap baik kepada siapapun, berusahalah selalu sabar dalam keadaan apapun, meskipun benar orang itu telah menyakiti hati kita dengan begitu kejinya.

Hendaklah selalu ingat, bahwa Allah dengan sempurna selalu menyaksikan apa yang telah kita lakukan, dan pastinya Allah juga tidak akan tinggal diam melihat kita di dzalimi.

Baca Juga: √ Dengan Allah, Kamu Akan Menemukan Jalan Keluar Dari Setiap Masalah Yang Membelenggumu


"Memilih Diam Bukan Berarti Kita Kalah, Tetapi Itulah Bukti Bahwa Kita Mampu Lebih Bijaksana Menyikapi Soal Amarah"

Daripada kita membalas dengan kekejian yang sama, lebih baik kita diam dan mengalah.

Karena memilih diam bukan berarti kita itu kalah ataupun lemah, tetapi itu sebagai bukti bahwa kita mampu lebih bijaksana menyikapi soal amarah.


"Tidak Ada Gunanya Kita Menyumpah Serapahi Dia Yang Telah Berbuat Buruk Kepada Kita, Karena Bagaimanapun Juga Allah lah Yang Akan Membalas Nya"

Jangan sampai kita tersulut emosi dan dengan mudahnya menyumpah serapahi orang yang berbuat buruk kepada kita, meskipun rasa sakit yang ada dihati begitu besar, karena tidak ada gunanya menyumpah serapahi dia yang telah berbuat buruk kepada kita.

Berusahalah untuk tetap tenang, dengan kesabaran dan juga keikhlasan, karena bagaimanapun juga Allah Lah yang akan membalas perbuatan mereka.

Baca Juga: √ Dear Jomblo: Tugasmu Hanya Memperbaiki Diri, Selebihnya Biarkan Allah Merancangnya Indah Untukmu


"Cukup Diam Dan Terus Membijakkan Hati, Kendalikan Juga Lisan Kita Agar Tak Sepatah Kata Buruk Kepada Dia yang Menyakiti"

Ingatlah, Allah akan selalu adil terhadap makhluknya, maka cukuplah diam dengan terus mengendalikan lisan dan hati, jangn terpancing berkata sepatah kata buruk tentang dia, meski pun benar dia telah berlaku buruk kepada kita.

Untukmu, Sekali lagi ingatlah dengan bijak, memilih diam dan mengalah bukan berarti kita itu kalah dan lemah, karena memilih untuk tidak menyakiti balik itu lebih baik dan mulia.

Penulis Oleh :

Buka Komentar
Tutup Komentar

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 2