√ Ini Jumlah Anak Nabi Adam Dan Siti Hawa Menurut Al-Qur'an

Ruang Diary - Nabi Adam AS merupakan bapak dari seluruh umat manusia di muka bumi ini. 

Beliau merupakan manusia pertama yang diciptakan langsung oleh Allah SWT sekaligus pernah berada di surga sebelum diturunkan ke bumi. 

Bersama Siti Hawa, Nabi Adam AS juga menjalani kehidupan berumah tangga.

Dari keduanya, lahirlah keturunan yang jumlahnya terus menerus bertambah hingga sekarang ini. 

Menurut berbagai pendapat, setiap kali siti hawa hamil, selalu melahirkan anak kembar laki-laki dan perempuan. 

Selama ini, mungkin sebagian besar diantara kita hanya mengetahui nama anak dari Nabi Adam As dan Siti Hawa adalah Qabil dan Habil saja, bahkan kita sendiri tidak pernah tau siapa nama saudari perempuan dari mereka berdua. 

Ya.. saudari perempuan dari mereka adalah Qalima.

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa Qabil telah membunuh Habil yang merupakan adik kandungnya sendiri.

Qabil merupakan pembunuhan manusia yang paling pertama di muka bumi ini. 

Apakah setelah tragedi itu Nabi Adam tidak memiliki anak lagi? Yuk simak ulasannya hingga selesai..


Setelah kematian Habil dalam peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh Qabil, Allah SWT menganugerahkan kepada Nabi Adam seorang putra yang diberi nama Syith. 

Syith adalah hadiah yang diberikan oleh Allah SWT kepada Nabi Adam yang saat itu merasa sangat sedih atas kehilangan anak yang paling disayangi Nya. 

Sebagian ahli sejarah menyebutkan bahwa Syith lahir setelah beberapa tahun setelah kematian Habil.

Ahli sejarah juga menyebutkan, Setelah Nabi Adam As - seluruh umat manusia yang ada hari ini adalah berasal dari keturunan Syith.

Dan Nabi Adam AS tidak wafat sebelum menyaksikan keseluruhan keturunannya berjumlah 400ribu jiwa.

“Dialah yang menciptakan kamu dari jiwa yang satu (Adam) dan daripadanya Dia menciptakan pasangannya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, (istrinya) mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian ketika dia merasa berat, keduanya (suami istri) bermohon kepada Allah, Rabb Mereka (seraya berkata), ‘Jika Engkau memberi kami anak yang saleh tentulah kami akan selalu bersyukur’.” (Al-A’raf: 189).

Dari Adam AS dan Hawa inilah kemudian jumlah populasi manusia menjadi semakin bertambah. 

Imam Abu Ja’far Ibn Jarir menyebutkan sebagian penjelasan sejarah di dalam kitab tarikh-nya: 

“Hawa melahirkan anak-anak keturunan Adam sebanyak 40 dengan 20 kali kehamilan”

Pendapat yang sama juga dikatakan oleh Ibnu Ishaq dengan menyebutkan semua nama-nama anak Adam AS saat itu.

Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa Hawa mengandung sebanyak 120 kali. Setiap ia hamil, Ia melahirkan dua anak kembar, laki-laki dan juga perempuan. 

Setelah itu, bertebaranlah anak-anak keturunan dari Nabi Adam dan Hawa di muka bumi dengan jumlahnya terus menerus bertambah. 

Seperti firman Allah SWT dalam Alquran Surat An-nisa: 1 yang artinya:

“Wahai Manusia! Bertakwalah kepada Rabbmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam) dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertaqwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya, Allah selalu menjaga dan mengawasimu.” (An-Nisa: 1).

Semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Wallahu a'lam

Penulis Oleh :

Buka Komentar
Tutup Komentar

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 2