√ 7 Ujian Pernikahan 1 Tahun Pertama Yang Sering Terjadi

Ruangdiary.com  - Banyak orang yang menganggap bahwa usia awal pernikahan adalah masa-masa yang paling indah.

Namun, banyak juga pasangan menikah yang justru merasakan kehidupan ditahun pertama adalah yang terberat. Bahkan para ahli psikolog pun mengungkapkan alasan dibalik anggapan tersebut.

Seperti yang telah di jelaskan oleh peneliti bahwa di tahun pertama pernikahan adalah usia yang rentan dengan perceraian karena beberapa sebab.

Dalam jurnalnya, 'The Journal of Personality and Social Psychology'.

"Dari penelitian ini menunjukkan kehidupan pada tahun pertama bagi pasangan yang baru saja menikah bisa mencerminkan kehidupan pernikahan mereka pada 13 tahun yang akan datang. 

Umumnya, mereka akan mengalami kesulitan mengatasi perubahan sikapnya, rasa cintanya, kasih sayangnya, dan keyakinannya, sehingga mereka lebih mudah bercerai ketimbang mereka yang sudah lama menikah," ujar Dr. Husthon dari University of Texas.

Dari kesimpulan itu juga diperkuat dengan riset yang telah dilakukan oleh Deakkin University's Australian Centre. Ia mengukur kebahagiaan dari 2.000 orang lebih dalam skala skor 0-100.

Dari penelitian itu ia mengungkapkan, orang yang usia pernikahannya kurang dari satu tahun ternyata tidak lebih bahagia ketimbang mereka yang sudah menikah lebih lama.

Orang yang usia pernikahannya kurang dari 1 tahun skor indeks kebahagiaannya adalah 73,8. Skor tersebut hampir nyaris mendekati batas bawah skor normal yaitu antara 73,7-76,6.

Para peneliti juga mengungkapkan, ketidakbahagiaan pasangan pengantin baru ini terjadi di sebabkan karena stres saat harus membayar biaya pernikahan, masalah ekonomi, dan juga pekerjaan.

Lalu, hal-hal apa saja yang membuat orang merasa tidak bahagia di tahun pernikahan pertamanya?


1. Masalah Peran

Banyak pasangan yang baru menikah tidak mendiskusikan masalah ini, bahkan menganggap remeh tentang apa peran mereka dalam kehidupan rumah tangganya.

Mereka tidak mengetahui bahwa peran dalam rumah tangga bisa menjadi masalah yang sangat besar hingga akhirnya terjadi konflik.

Mungkin, Anda atau pasangan mulai menanyakan, "Siapa yang akan bertanggung jawab atas pekerjaan rumah? Bagaimana membaginya? Siapa yang akan membayar tagihan?".

Dari contoh diatas mungkin terlihat sepele, namun nyatanya banyak pasangan yang mengabaikan peran dalam rumah tangga, sehingga masalah seperti ini bisa menjadi masalah lebih besar dikemudian hari.

2. Masalah Aturan

Setiap pasangan akan membuat sebuah aturan keluarga dengan membawa latar belakangnya masing-masing. Tak jarang ada juga beberapa nilai yang bertolak belakang dari keduanya. Sehingga, hal itu seringkali menjadi penyebab perseteruan.

Nilai mana yang akan di gunakan dalam sebuah aturan rumah tangga  bisa menjadi bahan pertengkaran yang cukup serius.

Jika kamu menemukan perbedaan aturan dalam keluarga, sebaiknya bicarakanlah hal ini dengan baik tanpa harus mengedepankan ego masing-masing.

Yang perlu diingat, setiap nilai aturan dari pasangan pasti memiliki kekurangan dan juga kelebihan.

Ajaklah suami/istri anda untuk membuat sebuah aturan beserta daftar kekurangan dan juga kelebihannya masing-masing. Sehingga, Anda berdua akan lebih mudah menentukan mana yang terbaik untuk kedepannya.

Rekomendasi: √ 5 Penyebab Kamu Tidak Pernah Merasa Dicintai oleh Pasangan Sendiri

3. Masalah Finansial (Keuangan)

Hingga sekarang ini, masalah finansial atau keuangan merupakan penyebab pertikaian terbesar dalam rumah tangga.

Membahas tentang prioritas keuangan dan membuat perencanaan secara bersama-sama dengan pasangan dapat membantu mengurangi pertikaian.

Pikirkan dengan matang mengenai anggaran setiap bulannya, tabungan, investasi untuk pendidikan anak, serta pikirkan cara menghadapi pasangan ketika ia ingin membeli sesuatu tapi anda tidak menyetujui.

4. Masalah S*eks

Setelah uang, masalah yang paling umum terjadi lainnya adalah masalah s*eks.

Bagi pasangan yang baru saja menikah, masa-masa bulan madu akan terlewatkan dengan begitu cepat dan membuat kedua pasangan harus menghadapi tekanan dari kehidupan sehari-hari yang dapat menganggu hasrat s*eksual.

Oleh sebab itu, bersikaplah terbuka dan mendiskusikan dengan baik mengenai apa yang diinginkan oleh Anda ataupun pasangan anda dalam hal s*eks.

5. Masalah Anak

Sebagian besar pasangan yang baru saja menikah biasanya sudah membicarakan mengenai ingin punya anak berapa? atau  menundanya dulu?.

Namun sebaiknya pastikanlah dulu, apakah pasangan anda benar-benar menginginkan hal itu?, Atau berapa banyak anak yang ingin dimiliki?, Atau berapa lama waktu ingin menunda kehamilan?

Jika istri anda adalah seseorang yang ingin mewujudkan karirnya, Pastikanlah, apakah pasangan anda mau mengorbankan karir untuk membesarkan anak?

Ingat, masalah anak tidak hanya terletak pada ingin atau tidaknya, tetapi anda juga harus pikirkan tentang siap atau tidaknya mengurus anak hingga besar, serta memberikan pendidikan yang baik untuk anak agar memiliki kepribadian yang baik pula.

Rekomendasi: √ 6 Cara Menghadapi Ujian Menjelang Pernikahan, Biar Gak Gampang Ragu

6. Masalah Mertua

Survei yang diikuti oleh 2.000 orang lebih di inggris, kalau mertua khususnya sang ibu mertua menjadi salah satu penyebab utama terjadinya konflik antara pasangan suami-istri yang baru menikah.

Apa saja pemicunya?

Tentu pemicunya juga bermacam-macam, mulai dari mertua yang suka ikut campur, masalah ketidak cocokan sifat dengan sang mertua, berbeda pendapat, dan lain-lainnya.

Jika ditahun pertama pernikahan anda mengalaminya, yang perlu anda lakukan adalah tetap tenang dan membahasnya dengan pasangan anda dengan baik dan secara terbuka.

7. Masalah Kebiasaan

Sebelum menikah, Anda dan pasangan mungkin merasa sudah saling memahami kebaikan dan keburukan masing-masing.

Anda sudah yakin?

Sebab setelah menikah, Anda bisa saja menemukan banyak hal baru dari pasangan yang selama ini anda belum mengetahuinya.

Kebiasaan-kebiasaan pasangan ini bisa saja membuat Anda merasa sebal dan ingin mengomelinya.

Misalnya, pasangan anda begitu sering menaruh pakaian kotor sembarangan, menaruh piring dan minuman yang sudah kotor dimeja, dan lain-lainnya.

Nah itulah 7 ujian pernikahan 1 tahun yang paling sering terjadi, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan jangan lupa bagikan serta share ketemen2 kamu ya..

Author :

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Komentar Untuk "√ 7 Ujian Pernikahan 1 Tahun Pertama Yang Sering Terjadi"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 2