√ Nasehat Untuk Istri Dalam Mengurus Rumah Tangga

Menjadi seorang wanita shalehah kita harus menjauhi sifat-sifat malas dan lamban. Kita harus mengetahui arti nilai waktu, sebab waktu adalah umurnya yang kelak akan dipertanyakan.

Oleh sebab itu, kita harus mengembangkan segala potensi yang kita miliki, dan tidak menghambat kemampuan yang dianugerahkan oleh Allah kepada kita. 

Kita harus sadar, bahwa kelak kita juga mempunyai tanggung jawab yang besar dihadapan Allah.

Karena tugas seorang wanita yang sudah berumah tangga akan menjadi lebih berat dalam menjaga bahtera rumah tangganya. Ia akan dihadapkan untuk mengurus suami, dari mulai berangkat bekerja sampai pulang bekerja, dan mengurus anak-anaknya.

Semua itu tentu membutuhkan kerja keras untuk melatih diri agar menjadi ibu rumah tangga yang bisa menjaga dan menghargai waktu.


"Karena Wanita Yang Sudah Berumah Tangga Akan menjadi Asistent Rumah Tangga Tanpa Digaji"

Membangun rumah tangga ini diibaratkan seperti membangun sebuah perusahaan kecil. 

Dimana didalamnya akan dibentuk seorang Kepala keluarga, yaitu seorang suami yang bertanggung jawab penuh atas kesejahteraan keluarga. Baik dalam mencari nafkah dan menjadi imam yang baik bagi istri, serta memberikan contoh yang baik terhadap anak-anaknya.

Tak lupa, Dalam berumah tangga juga akan dibentuk seorang asistent, yaitu istri yang bertugas penuh untuk selalu mendampingi suaminya, baik dalam keadaan suka maupun duka. 

Di bentuknya seorang kepala rumah tangga dan asistent adalah agar hubungan rumah tangganya bisa terjalin dengan baik, yang saling membantu dan saling melengkapi dalam urusan yang ada.

Oleh sebab itu, seorang wanita harus berusaha menjadi sosok yang cekatan dan tidak malas-malasan agar didalam rumah tangganya tercipta relasi yang baik dan tak menyia-nyiakan waktu.

"Karena Wanita Akan Menjadi Seorang Ibu Sekaligus Baby Sitter Untuk Anaknya"

Ini juga salah satu alasan mengapa seorang wanita itu harus senantiasa cekatan dan tidak boleh bermalas-malasan. Sebab, seorang wanita setelah menjadi seorang ibu, ia akan bertanggung jawab menjadi baby sitter yang baik dan menjaga anak-anaknya.

Ia juga bertanggung jawab penuh untuk terus mengawasi dan mengajari anak-anaknya tentang akhlak yang baik. Karena seorang ibu adalah guru pertama dari buah hatinya.

"Karena Wanita Yang Sudah Berumah Tangga Akan Menjadi Alarm Untuk Semua Orang Yang Ada Dalam Rumah"

Seorang wanita jika sudah menjadi istri dan ibu dari anak-anaknya, ia harus selalu siap menjadi alarm terbaik untuk rumah tangganya. 

Ia harus bisa mengontrol keadaan yang sedang terjadi, baik ketika menjadi pelipur lara saat suaminya sedang ada masalah, maupun sebagai penenang disaat suaminya merasa jenuh dengan pekerjaannya.

Begitu pula untuk buah hatinya, ia juga akan dituntut untuk menjadi rem bagi kehidupan anak-anaknya, ketika anaknya akan melakukan sesuatu yang merugikan. 

Dan juga senantiasa menjadi Alarm yang baik, tanpa henti berbunyi untuk selalu menasehati buah hatinya.

"Kalau Wanita Yang Sudah Berumah Tangga Hanya Mengandalkan Kecantikan, Wajah Imut, Dan Menggemaskan, Boneka Barbie Juga Punya Artifisial Seperti Itu"

Seorang wanita yang hanya mengandalkan kecantikan, wajah imut, dan menggemaskan seperti barbie untuk apa?

Ia tidak akan bisa mengerti seberapa pentingnya menjadi sosok yang selalu kuat dalam mengurusi semua permasalahan yang ada dirumah tangga.

Ia juga tidak akan pernah tau bagaimana rasanya dan kerasnya memperjuangkan menjadi sosok yang fleksibel dalam mengatur waktu, apalagi saat dalam permasalahan keluarga.

Yang ia tahu hanyalah bermalas-malasan dan memanjakan tubuh imutnya agar selalu tampil cantik, wajah imut dan menggemaskan di hadapan orang lain.

Apalagi jika seorang istri tidak memiliki pengendalian diri, Ia dengan mudahnya bisa meremehkan seorang suami saat tidak mampu menjadi istri yang baik dan dengan mudahnya mencari pengganti lainnya dengan bermodal kecantikannya.

"Jadilah Wanita Yang Mandiri, Punya Cita-Cita Dan Bisa Diandalkan"

Mengapa kita dituntut untuk selalu menjadi wanita yang cekatan dan mampu menjaga waktu?

Karena kita sebagai seorang wanita harus bisa menjadi sosok yang mandiri saat berada ditengah-tengah keluarga. harus punya cita-cita yang bisa diandalakan oleh suami dan juga anak-anaknya kelak.

Karena wanita yang mempunyai sifat cekatan dan mampu menjaga waktu, ia adalah wanita yang mempunyai cita-cita mulia dalam perkembangan rumah tangganya, dan masa depan anak-anaknya.

Dengan begitu, ia juga akan semakin anggun dengan keshalehahannya yang bertambah sempurna.

Penulis Oleh :

Buka Komentar
Tutup Komentar

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 2