√ Terdidiknya Istri Tergantung Pada Ke-Shalehan Seorang Suami

Wahai suami, bimbinglah istrimu berdasarkan Al-qur’an jangan hanya dengan pikiran. Disaat Istrimu salah, tegurlah ia dengan Hadits Nabi, jangan dengan emosimu.

Seorang suami memang diizinkan untuk memukulnya, tetapi ingat jangan sampai ia tersakiti apalagi membekas luka.

Wahai para istri, bantulah suamimu dengan mematuhi perintahnya, supaya memudahkanmu bisa berkenalan dengan istri-istri nabi.


"Dear Wanita, Jangan Memilih Dia Yang Hanya Bangga Memilikimu, Tetapi Pilihlah Ia Yang Mampu Membimbingmu Di Jalan Allah"

Untuk seorang wanita, jangan sampai kamu memilih laki-laki yang hanya bahagia dan bangga memilikimu. Tetapi pilihlah laki-laki yang bisa membimbingmu di jalan Allah. Dan mampu membimbingmu ketika melihat kesalahan yang kamu perbuat.

Ketika kamu lupa, dan berbuat salah, dia yang akan mengingatkanmu dengan penuh kasih sayang. Karena suami yang demikian akan selalu menjaga, dan mengawal langkah-langkahmu untuk menjadi istri yang baik.

"Laki-laki Yang Menangis Karenamu Mungkin Ia Tulus Mencintaimu, Tetapi Laki-Laki Yang Menangis Karena Dosa Ia adalah Laki-Laki Yang Baik Untukmu"

Banyak sekali seorang laki-laki yang menangis karena wanitanya, tetapi jarang sekali laki-laki yang menangis karena dosa yang telah ia perbuat.

Jika kamu mendapati lelaki yang takut dosa dan menangisi dosa-dosanya, maka bersyukurlah. Dia adalah laki-laki yang Allah pilihkan untuk menjadi imammu. Kelak ia akan menjadi imam yang baik dan menunjukkan aturan-aturan yang Allah dan Rasulnya perintahkan agar tidak kamu langgar.

"Istri Adalah Mahkotanya Seorang Suami, Dan Suami Adalah Singgasananya istri"

Sebagaimana seperti yang terjadi pada sebuah kerajaan. Suami-istri juga diibaratkan seperti mahkota dan singgasana. Istri adalah mahkotanya dan suami juga adalah singgasananya.

Mahkota akan tampak mulia jika berada diatas singgasana seorang raja yang adil dan bijaksana.
Begitu juga dengan seorang istri, kamu akan mulia dihadapan Allah jika sang suami benar-benar membimbingmu dengan baik.

" Laki-laki Menjadi Imam Yang Sesungguhnya Ketika Ia Menikah"

Lelaki akan menjadi imam yang sesungguhnya ketika ia mampu membmbing dan mengarahkan istrinya dan anak-anaknya dijalan yang sudah Allah dan Rasulnya tetapkan.

Sudah menjadi kewajiban seorang suami harus mendidik, mengajari, memerintahkan dan membantu istrinya untuk bertakwa kepada Allah swt.

Seorang suami juga harus tegas melarang mereka dari perbuatan-perbuatan maksiat. Jika seorang suami mendapati istrinya berbuat maksiat segeralah dinasehati dan diperingatkan.

Namun perbuatan-perbuatan maksiat sering dianggap sepele oleh para suami dizaman sekarang ini. Sebagai suami hendaknya menyadari bahwa kedangkalan ilmu agama istrinya adalah kewajibannya, jangan sampai membiarkan istrinya berakibat tidak baik bagi kehidupan rumah tangga karena lalainya seorang suami dalam membimbing istri.

"Terdidiknya Istri Tergantung Pada Ke-Shalehan Seorang Suami"

Baik burukya perilaku seorang istri tergantung pada suami yang mendidiknya. Istri akan menjadi istri yang shalehah apabila sudah ada dibawah kepemimpinan seorang suami yang shaleh.

Lalu bagaimanakah jika ada seorang istri berada dibawah kepemimpinan suami yang sholeh, tetapi tidak menjadikan istrinya sholehah?

Itulah tugas paling berat bagi seorang suami untuk tidak lelah membimbing istrinya kepada jalan yang Allah Ridhoi. Oleh sebab itu jangan memilih lelaki yang hanya bangga memilikimu, tetapi pilihlah lelaki yang mampu membuat dirimu menjadi bidadari yang dirindukan syurga.

penulis :

0 Response to "√ Terdidiknya Istri Tergantung Pada Ke-Shalehan Seorang Suami"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 2