√ 6 Alasan Orang Yang Lama Menjomblo Tidak Mudah Membuka Hati


Mengapa orang yang Lama menjomblo tidak mudah untuk membuka hati?

Mungkin kamu pernah mengalami saat dirimu menyukai seseorang dan kamu telah menunjukkan segala sisi terbaik yang ada pada dirimu, akan tetapi ia tidak sedikitpun menunjukkan ketertarikan pada dirimu padahal ia telah lama menyandang status jomblo.

Sebagian orang yang menyandang status jomblo tidak berarti dirinya tidak laku, akan tetapi karena ia memang memilih untuk tetap berstatus jomblo. Terkadang untuk bisa mendekati orang yang sudah lama berstatus jomblo relatif terasa  sangat sulit jika dibandingkan dengan mereka yang selalu gonta ganti kekasih.

Banyak alasan mengapa mereka sulit untuk membuka hati dan sulit move on dari status jomblonya. Berikut dibawah ini alasan mengapa orang yang lama menjomblo sulit untuk didekati:

1. Telah lama sendiri bisa membuatnya nyaman dan terbiasa dengan kesendirian.

Setelah sekian lama waktu yang ia lalui akhirnya ia bisa berhasil untuk melupakan mantan dan kesendirian yang relatif lama yang ia lalui berhasil membuatnya merasakan kenyamanam tetap berada pada zona ini.

Berada di zona nyaman inipun membuat ia mengambil keputusan bahwa ia tidak harus pacaran dahulu. Kalaupun dekat dengan orang lain, bisa saja itu hanya ingin memperdalam karakter seseorang dengan mengenalnya dengan baik.

2. Standar yang ditetapkan cukup tinggi.

Kegagalan dalam hubungan sebelumnya membuat dirinya mengalami thrauma untuk memulai hubungan dengan orang yang memiliki sebuah karakter tertentu. Akhirnya ia membuat sebuah standar mutlak seperti ia mengharapkan pasangan yang ideal untuknya. Tak jarang standar yang diharapkan ini terlalu tinggi bahkan nyaris sempurna hingga ia merasa sulit untuk bisa mendapatkan pasangan dengan karakter yang mempunyai standar yang telah ia tetapkan.

3. Orang tua belum memberikan izin.

Salah satu yang bisa saja menjadi alasan menagapa ia masih menjomblo ialah karena ia belum mendapatkan izin dari kedua orang tuanya untuk berpacaran. Sebagai anak yang berbakti, daripada ia harus kucing-kucingan dengan orang tuanya ia lebih memilih mengalah dan mengambil keputusan untuk tidak pacaran hingga ia benar-benar mendapatkan izin dari orang tua.

4. Sebuah keseriusan perlu ditunjukkan dengan tawaran pernikahan.

Terkadang bagi seseorang berpacaran hanya membuang-buang waktu dan materi. Menurutnya sebuah keseriusan perlu dibuktikan dengan ajakan pernikahan. Kalau mau mendekati seseorang dengan tipe seperti ini mau tidak mau kamu harus melamarnya langsung ke orangtuanya atau mengajaknya ta’aruf.

5. Merasakan minder serta tak nyaman dengan keadaan diri sendiri

Bisa saja ada kekurangan yang ada padanya yang membuatnya merasa tidak percaya diri serta takut jika orang lain tak bisa menerima kekurangan yang ada pada dirinya. Hal ini seperti bisa membuatnya sangat sulit untuk memulai sebuah hubungan. Alhasil ia telah menjadi jomblo menahun.

6. Waktu yang tepat Untuk mengembangkan karier dengan Status Jomblo.

Baginya dengan pacaran bisa saja membuat fokus menjadi terpecah serta bisa menjadi penyebab kariernya terganggu. Bagi ia yang memang sedang fokus untuk mengembangkan karier, dengan tidak berpacaran menjadi solusi yang tepat agar ia bisa menjadi lebih fokus pada kariernya.

Biasanya, pikirannya hanya berkaitan dengan kerjaan dan ia mengharapkan masa depan yang sukses. Bagi mereka percintaan hanya akan membuang-buang waktu saja.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2