√ Cara Mengatasi Anak Yang Bandel, Nakal Dan Susah Diatur

Apakah anak bunda termasuk anak yang bandel, nakal serta susah diatur? Bunda merasa kewalahan ketika bunda mengurusnya? Bagaimanakah cara untuk menghadapi anak yang bandel, nakal serta susah diatur.

Ada beberapa kasus dimana bunda menemukan bahwa anak bunda yang periang serta penurut terhadap nasehat yang diberikan. Akan tetapi bunda pasti akan merasa terkejut ketika anak bunda tiba-tiba menjadi berubah menjadi sosok anak yang nakal, pembangkang, mudah marah, hiperaktif, cengeng dan sikap lainnya yang tidak bunda senangi. Dengan sikap yang seperti ini terkadang bunda sebagai orang tua merasa jengkel serta marah ketika menghadapinya.


Berikut dibawah ini terdapat beberapa cara yang bisa bunda lakukan untuk menghadapi anak yang nakal dan bersikap tidak baik:

Tips menghadapi anak yang bandel, nakal dan sulit diatur:

1. Melakukan pendekatan kepada anak
Ketika anak bunda bersikap rewel, nakal serta susah diatur alangkah lebih baiknya bunda tidak menghadapinya dengan keras, emosional, dan penuh amarah. Sebab hal itu tidak bisa menyelesaikan masalah. yang ada, nantinya justru akan membuat anak semakin rewel dan nakal. Jika telah terjadi, maka bundapun akan merasa kerepotan ketika mengurusnya.

Maka dari itu, bunda harus melakukan sebuah pendekatan yang baik, berikanlah nasehat pada anak dengan lemah lembut bahwa sikap yang dilakukannya itu bukanlah hal yang baik. Selain itu, sebagai orang tua bunda juga harus bisa menjaga kekonsistenan, jangan sampai bunda merasa goyah ketika anak menangis.

Misalnya, Ketika anak bunda meminta mainan, katakanlah tidak, jika bunda sudah mengatakan tidak, artinya bunda tidak boleh luluh karena tangisan anak, melainkan biarkanlah sampai anak menurut dengan bunda. Dengan demikian, anak bunda akan terbiasa dengan apa yang telah bunda ajarkan.

2. Menunjukkan tekat yang kuat kepada anak
Selain bunda harus tetap menjaga sebuah kekonsistenan, bunda sebagai orang tua juga harus bisa memiliki tekat yang kuat untuk menghadapi anak yang memang nakal.

Ketika anak bunda sedang bertengkar hebat, dan bunda sebagai orang tua merasa sulit untuk melerainya, bunda harus bisa menunjukkan tekad yang kuat. Karena dengan tekad yang kuat, maka bunda bisa menjauhkan anak dari hal-hal dan sikap yang buruk padanya.

3. Membuat sebuah peraturan yang dikhususkan untuk anak
Buatlah sebuah peraturan khusus untuk anak yang sebelumnya telah dibicarakan atau di diskusikan dengan anak bunda. Peraturan yang bunda buat haruslah mempunyai konsekwensi agar anak bunda berusaha menghindari perbuatan-perbuatan nakal. Semakin bunda sabar pada anak maka anak bunda akan mudah menuruti nasehat bunda.

Janganlah lupa untuk memberlakukan peraturan yang telah disepakati bersama agar anak bunda mengingat batasannya. Selain itu, bunda harus memberikan sebuah penghargaan pada anak ketika anak bunda melakukan hal yang baik, misalnya saja bunda memberikan sebuah pujian kepadanya.

4. Menunjukkan sikap yang baik dan lembut pada anak
Sebagai orangtua terkadang kita merasa dongkol atau ingin memarahi anak ketika ia melakukan hal-hal buruk di depan umum. Akan tetapi ternyata tindakan ini sangatlah tidak baik dalam upaya ketika mendidik anak yang nakal, karena pada akhirnya anak akan menangis dengan keras, semakin memberontak dan semakin bertingkah nakal.

Namun sebaiknya, bunda bisa memberikan sikap dengan penuh kelembutan, memberikan sebuah pengertian padanya dan berusaha untuk memaafkan sikapnya.

Cobalah bertanya pada anak bunda, mengapa ia melakukan hal tersebut, terkadang anak melakukan hal itu bukan karena keinginannya semata akan tetapi dikarenakan dorongan dari lingkungannya.

5. Tidak terlalu memanjakan anak
Sikap memanjakan anak sejak dini akan mempunyai pengaruh yang buruk pada perkembangan anak. Hal ini akan mengakibatkan anak menjadi terbiasa ketika ia menginginkan sesuatu ia akan mendapatkannya dengan mudah. Sedangkan Ketika ia tidak mendapatkan hal yang ia inginkan, maka anak akan menunjukkan sikap membangkang kepada orangtua. Maka dari itulah, bunda sebagai orang tua jangan telalu memanjakan anak, akan tetapi perlakukanlah ia dengan baik dan sewajarnya saja.

6. Memberikan contoh Yang baik untuk anak
Setiap anak ketika ia masih dalam masa tumbuh kembangnya anak akan cenderung menirukan hal yang bunda lakukan. Ia sangatlah mudah menyerap apapun yang ada disekitarnya, maka ketika bunda menginginkan anak bunda menjadi anak yang baik, patuh dan tidak nakal, maka alangkah lebih baiknya bunda memberikan contoh yang baik padanya. Bersikaplah baik, tidak berkata kasar atau buruk ketika dihadapan anak.

Selain itu, usahakanlah menjauhkan anak dari perbuatan-perbuatan yang buruk yang bisa menyebabkan pengaruh besar pada tumbuh kembang anak. Misalnya, bunda bisa menjauhkan anak dari tontonan televisi yang menanyangkan sebuah kekerasan, teman yang bersikap nakal serta tontonan kriminalitas.

7. Tidak memberikan label yang buruk pada anak.
Ketika anak bunda bandel dan nakal, maka sebagai orang tua janganlah memberikan sebuah label buruk padanya. Sebagai Contohnya saja “kamu anak  bandel, nakal, susah diatur”.

Sebab, dengan pemberian lebel seperti ini akan menjadikan anak semakin nakal, karena ia beranggapan bahwa karakter yang dimilikinya adalah sifat nakal, hingga pada akhirnya akan membuat bunda susah ketika mendidiknya.

Demikianlah pembahasan tentang cara-cara ketika bunda menghadapi anak bandel, nakal dan susah untuk diatur. Semoga artikel diatas bisa bermanfaat bagi para orang tua.

Author :

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Komentar Untuk "√ Cara Mengatasi Anak Yang Bandel, Nakal Dan Susah Diatur"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 2