√ Alasan Mengapa Masih Sendiri Meski Yang Lain Punya Tambatan Hati

Semakin bertambahnya usia seseorang sudah menjadi hal yang wajar ketika ia memiliki keinginan agar memilki pasanganpun terus meningkat. Mendapati ketika seseorang memberikan perhatian untukmu selain kedua orangtua hal ini bisa menimbulkan perasaan baru dan akan terasa menyenangkan. Akan tetapi tidak jarang beberapa orang malah merasakan hal sebaliknya. Bertambah usia tidak bisa meningkatkan semangat untuknya mencari pasangan bahkan memudarkan keinginan untuk mempunyai pasangan. Tidak lagi terasa mengebu-gebu seperti ketika awal mengenal cinta.


1. Kamu sudah menikmati duniamu serta merasa cukup akan pencampaianmu sendiri

Kamu ialah orang yang mempunyai sikap mandiri dan independen. Kamu adalah orang yang memiliki banyak impian yang ingin diwujudkan hingga kamu melakukan banyak kegiatan dan mencintai kegiatan yang kamu lakukan. Tidak merasa bahwa dirimu terbebani akan cibiran orang lain dikarenakan kesendirianmu, karena pada dasarnya kamu telah merasa cukup akan pencapaianmu sekarang.

2. Merasa bosan dengan situasi dimana putus-nyambung-cari baru akan tetapi akhirnya berujung pada ketidakcocokan

Kamu telah melewati banyak fase melelahkan dari sebuah proses penjajakan. Tidak jarang ketika ada yang serius tetapi dirimu tidak merasa cocok sekalinya merasa bahwa kamu cocok dengannya tetapi ia tidak serius dalam menjalin hubungan denganmu. Pada akhirnya kamu harus memulai kembali sebuah proses melelahkan yang berujung membuatmu bosan.

3. Takut patah hati ketika memulai untuk menjalin hubungan
Trauma bisa saja terjadi ketika kamu melihat kehidupan percintaan dari orang-orang di sekitarmu yang akhirnya membuatmu merasa takut untuk memulai suatu hubungan. Kamu berada dalam posisi meraba-raba apa yang sebenarnya kamu inginkan serta tidak tahu apakah yang harusnya dilakukan. Karena dirimu merasa bahwa dirimu tidak cukup baik dalam memulai suatu hubungan.

4. Lebih memilih suatu hubungan yang menjadi syariat agama
Masya Allah, semoga Allah memberikanmu banyak-banyak kesabaran serta kekuatan saat menghadapi godaan yang datang sebelum ada orang yang datang berniat untuk menyempurnakan ibadahmu. Allah pasti selalu tahu keputusan yang terbaik untuk setiap hamba-Nya.

5. Menjadi anak yang berbakti dengan cara menunggu jodoh dari orangtuamu
Kamu tidaklah ingin orang tuamu kecewa dan merasa takut bahwa seseorang yang telah menjadi pilihanmu tidak diterima beliau maka akhirnya kamu menyerahkannya pada orangtuamu. Hal ini karena kamu berpikir bahwa setiap orang tua pasti ingin selalu memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya jadi kamu tak ingin mereka menghawatirkanmu mengenai pasanganmu kelak.

6. Kamu memilih menjadi secret admirer dari seseorang
Perasaan yang kamu simpan pada seseorang dan mengaguminya dari jauh. Hal ini bisa saja dikarenakan kamu takut untuk mendekatinya atauoun dia telah memilki seorang tambatan hati lain. Jadi ini yang membuatmu hanya menjadi sorang sosok pengagum rahasia yang bisa saja berakibat kamu gagal move on serta tidak mudah membuka hati serta matamu pada orang lain.

7. Terjebak dalam situasu frendzone dan kakak adek zone
Sedih ya, ketika kamu sudah merasa nyaman dan suka pada seseorang dan berani mengambil sebuah langkah maju tetapi hanya dianggap teman, mirisnya kakak-adik ketemu setelah dewasa.

8. Berperinsip jodoh nggak akan kemana
Ketika berada diluar kamu terlihat masa bodoh karena menurutmu jika akhirnya jodoh itu datang ya sudah. Kamu tidak ingin direpotkan dengan mencari seorang pasangan, bagimu jodoh akan datang dengan sendirinya tanpa harus dicari. Tidak peduli akan tanggapan orang lain terhadapmu, kamu tetap pada perinsipmu sendiri.

9. Masih merasa bingung kenapa hingga saat ini kamu masih merasa betah sendiri
Jika kamu masih merasa bingung kenapa hingga sekarang kamu masih saja belum memilki pasangan, mungkin bisa saja beberapa alasan diatas bisa menjadi perpaduan mengapa hingga saat ini kamu masih sendiri.

Author :

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Komentar Untuk "√ Alasan Mengapa Masih Sendiri Meski Yang Lain Punya Tambatan Hati"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 2