√ 5 Cara Menghadapi Karakter Anak Pemalu Yang Perlu Di Terapkan

Rasa pemalu yang ada pada diri anak sudah biasa terjadi. Setidaknya orang yang memilki kepribadian pemalu ini ada sekitar 20-48 persen.  Karakter pemalu pada anak bisa saja terjadi dikarenakan berberapa pengalaman yang dialami oleh anak tersebut sehingga ia menjadi pribadi anak pemalu, Pada akhirnya anak tersebut memerlukan bantuan untuk bisa mengatasi rasa malu yang ada pada dirinya.


Berikut dibawah ini terdapat cara-cara yang bisa bunda coba agar anak terlepas dari karakter pemalu:

1. Biarkan anak bereksplorasi dengan kondisi lingkungan sekitarnya
Pertama, eksplorasi merupakan salah satu hal yang wajib anak lakukan. Sebagai orang tua, pola asuh sejak ia masih bayi perlu diterapkan dengan baik, caranya yaitu  memberikan kesempatan pada anak untuk melakukan eksplorasi terhadap berbagai hal yang diinginkannya.

Biarkanlah anak melakukan apapun yang bisa menggugah rasa penasarannya, akan tetapi harus tetap dalam pengawasan orang tua.

Dengan membiarkan anak berekslorasi, maka anakpun akan tumbuh menjadi anak yang bisa berkembang serta mau membangun citra yang ada pada dirinya.

2. Jangan memberikan label pada anak
Bunda pasti lebih mengenal kepribadian seorang anak. Ketika bunda mengenali bahwa anak bunda memiliki sikap yang pemalu, maka bunda jangan sekalipun memberikan sebuah predikat ataupun label dengan menyebutkan bahwa anak bunda pemalu. Sebab, Hal ini justru bisa berdampak pada anak untuk berpikir bahwa dirinya menjadi seorang anak pemalu.

Ketika anak sering disebut sebagai pemalu, bukan hal yang tak mungkin ketika ia menjadi sadar serta lebih malu. Dampak psikologis dari hal ini ialah anak memilih untuk menarik diri dari lingkungan sekitarnya. Maka alangkah lebih baiknya ketika anak bunda terlihat kurang percaya diri untuk berkembang di lingkungannya, berikanlah sebuah dorongan serta kepercayaan bahwa ia bisa melakukannya dengan baik. Dengan begini, maka anak akan merasa termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih berani.

3. Membawa anak untuk ikut serta saat melakukan sebuah kunjungan
Ketika bunda pergi atau hendak berkunjung baik itu ke teman ataupun kerabat maka tidak ada salahnya jika bunda membujuk anak untuk ikut bersama bunda, termasuk ketika ada undangan pernikahan. Sebab dengan bunda mengajak anak berkunjung ke tempat yang baru untuknya dan bertemu dengan orang-orang baru, hal ini akan membuat anak terbiasa dengan lingkungan begitupun orang-orang baru, sehingga anakpun menjadi lebih berani serta percaya diri.

4. Membiarkan anak bersekolah di Sekolahan Umum
Bunda, marilah mengajak anak untuk membuka interaksi dengan teman sebayanya sesering mungkin. Salah satu cara yang bisa bunda pilih yaitu dengan memasukkannya untuk bersekolah di sekolah atau taman kanak-kanak umum. Hindarilah memilih pembelajaran home schooling, sebab dengan bunda membiarkan anak masuk kesekolah umum, maka bunda bisa menumbuhkan rasa kepercayaan diri pada anak menjadi lebih tinggi.

Saat anak bersekolah ia akan menjumpai berbagai karakter anak lain dan ia juga akan berusaha untuk bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Bila dibiasakan, anakpun akan mampu bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya.

5. Pastikan anak selalu mendapatkan dukungan dari orang tua
Dukungan dan dorongan dari orang tua merupakan hal yang sangat penting untuk bisa menumbuhkan rasa percaya diri pada anak. Bila anak belum berhasil dalam melakukan sesuatu, maka bunda jangan pernah mengucilkan ataupun mengganggapnya lemah. Biasanya dengan sikap seperti ini membuat anak merasa tertekan serta semakin merasa tidak percaya diri. Untuk itu, tetaplah berikan sebuah motivasi serta kepercayaan pada anak bahwa ia pasti bisa, ia mampu untuk melewati serta melakukannya dengan baik.

Sifat pemalu ataupun minder pada seorang anak bisa membuat bakat dan potensi pada dirinya menjadi tidak terlihat, sebab anak enggan untuk menggalinya. Untuk itu, berikanlah dukungan sepanjang waktu untuk anak bunda tercinta.

Author :

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Komentar Untuk "√ 5 Cara Menghadapi Karakter Anak Pemalu Yang Perlu Di Terapkan"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 2