√ Cara Mengajarkan Anak Bisa Membaca Tanpa Mengeja

Orang tua atau guru adalah pendidikan yang sangat penting bagi setiap anak, agar anak-anak tersebut menjadi generasi yang tumbuh pintar dan cerdas. Akan tetapi, terkadang hal ini tidaklah mudah untuk di lakukan. Namun Sebelumnya, bunda juga perlu mengetahui metode belajar seperti apakah yang optimal di ajarkan kepada anak.

Bunda juga harus bisa memahami karakter anak untuk bisa memberikan koreksi metode pembelajaran yang diterapkan pada anak. misalnya, apakah motode pengajaran yang bunda ajarkan optimal ataukah tidak.

Maka, bunda saat mengajarkan kepada anak untuk membaca, tentu membutuhkan sebuah tahapan-tahapan yang lama agar anak bisa lancar pada akhirnya. Meskipun bunda harus bisa melewati tahapan yang cukup panjang, namun ternyata terdapat trik khusus yang bisa bunda ajarkan pada anak untuk bisa membaca tanpa ia harus mengeja.


Berikut dibawah ini trik yang bisa bunda ajarkan:

1. Mengenalkan huruf pada anak dengan cara yang menyenangkan.
Jika anak bunda belum atau kurang menguasai huruf, pembelajaran pertama yang harus bunda lakukan ialah mengajari anak dengan cara mengenalkan huruf A-Z.

Ajarkanlah huruf-huruf tersebut hingga ia hafal saat menjumpai bentuk huruf dari A hingga Z. Selain itu, bunda harus memastikan bahwa anak bisa mengucapkan huruf-huruf tersebut dengan benar. Misalnya, ketika anak melihat bentuk dari huruf “C”. Maka dengan spontan anak bunda bisa langsung mengucapkan bahwa huruf tersebut ialah berbunyi “Ce”.

2. Mengajarkan suku kata pada anak
Kemudian ketika anak bunda sudah bisa menguasai begitupun sudah bisa mengenal huruf, ajaklah anak untuk menghafalkan suku kata.

Ajarkanlah kepada anak untuk menghafal suku kata dari huruf konsonan B hingga Z, yang diikuti oleh huruf vokal a,i,u,e,o.

Misalnya : ba, bi, bu, be, bo hingga za, zi, zu, ze, zo. Ajarkanlah secara bertahap hingga anak bisa hafal dan mulai terbiasa dengan suku kata tersebut.

Meskipun anak baru bisa menghafal dan anak belum bisa membaca, setidaknya anak telah hafal mengenai suku kata untuk bisa memudahkan ia ketika belajar membaca. Kemudian barulah berlanjut ke tahap berikutnya.

3. Mengajak anak untuk membaca berbagai suku kata bervariasi.
Tahap berikutnya ialah mencarikan kata untuk anak yang mempunyai suku kata bervariasi dengan cara mengajak anak membaca serta secara bertahap mengenalkannya.

Misalnya kalimat bo-la, bu-ku, pa-pi, ma-mi, cu-ci, cu-ka dan lain sebagainya. Pada tahap pembelajaran ini janganlah mengajarkan kepada anak suku kata yang mempunyai akhiran huruf mati.

Tujuannya ialah agar anak bisa menguasai tahapan-tahapan ini terlebih dahulu. Apabila setelah dikenalkan anak masih sulit untuk memahaminya, coba mengajarkan pada anak terlebih dahulu hingga ia terbiasa dan bisa memahami suku katanya, seperti:

· ba, ca, da, fa, ga, ha, ja dan seterusnya

· bi, ci, di, fi, gi, hi, ji dan seterusnya

· bu, cu, du, fu, gu, hu, ju dan seterusnya

· be, ce, de, fe, ge, ha, je dan seterusnya

· bo, co, do, fo, go, ho, jo dan seterusnya..

4. Mengajarkan huruf mati pada anak
Apabila anak sudah bisa menguasai tahappan sebelumnya, maka hal yang perlu bunda ajarkan setelahnya ialah mengajarkan kepada anak tentang huruf mati.

Mengajari anak tentang huruf mati, bunda bisa mengenalkan terlebih dahulu huruf-huruf mati seperti “ng”, “ny” dan huruf konsonan lainnya apabila huruf tersebut dijadikan huruf mati.

5. Melatih membaca kata utuh pada anak
Pada tahapan ini ketika melatih anak belajar membaca, mungkin anak akan merasa kesulitan untuk tidak mengeja kata yang ada, maka ajarkanlah anak dengan mengeja terlebih dahulu. Disinilah peran bunda harus berusaha dengan maksimal untuk melatih anak agar bisa dengan cepat membaca tanpa mengeja.

Sambil berjalan dengan bertahap, bundapun perlu menemukan metode pembelajaran yang tepat bagi anak, apabila anak masih merasa bahwa ia kesulitan untuk membaca dalam proses jangka waktu yang lama.

Itulah beberapa trik yang bisa bunda ajarkan untuk mengajarkan anak bisa membaca tanpa mengeja. Selain trik diatas, bunda juga harus bisa membuat proses pembelajaran menjadi menyenangkan.

Tidak perlu memaksa anak untuk bisa belajar membaca, apa pun bentuknya. Terlebih lagi ketika anak masih berusia balita. Hindarilah memaksa anak bisa membaca dengan cepat.

Lebih baik bunda memberikan stimulus pada anak agar ia mulai terbiasa mempelajari cara membaca dengan cara alamiah.

Author :

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Komentar Untuk "√ Cara Mengajarkan Anak Bisa Membaca Tanpa Mengeja"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 2