√ Jangan Lupakan Sahabatmu Jika Nanti Kamu Sudah Memiliki Kekasih

Sahabat adalah sosok orang yang paling dekat setelah keluarga. Saat keluarga tidak bisa menjadi tempat untuk bercerita, maka kepada sahabatlah kita akan mencurahkan isi hati. Bahkan, mungkin saja ada orang yang memiliki sahabat yang lebih mengetahui setiap permasalahannya ketimbang keluarganya sendiri.

Bukan karena tidak percaya lagi pada keluarganya sendiri. Terkadang bercerita dengan sahabat yang seumuran lebih mengerti dengan kondisi yang dialami. biasanya, sahabat juga selalu ada didekatmu dan lebih mengerti memahami keadaan.


Memiliki satu sahabat akan lebih memahami keadaanmu jika dibandingkan memiliki banyak teman.

sahabat termasuk orang yang selalu mengerti kondisi dan keadaanmu. Ia yang akan selalu menerima segala kekuranganmu, termasuk kisah dan cerita hidupmu.

Sementara teman?, ia bisa saja pergi kapanpun dan akan datang semaunya di saat membutuhkanmu saja.

Teman itu tidak setulus seperti sahabat. Bila teman bisa saja membicarakan kejelekanmu dibelakangmu, namun sahabatlah yang tidak akan pernah melakukan hal itu kepadamu. Sudah pasti bahwa sahabatlah orang yang paling tulus daripada teman.

Kelak nanti jika kamu sudah memiliki pasangan, jangan pernah lupakan sahabatmu

Terkadang, ada sebagian orang yang di saat sudah memiliki pasangan, sahabatnya malah dilupakan. Hari-harinya lebih banyak dihabiskan bersama pasangannya. Dan setelah memiliki pasangan, intensitas bersama sahabatnya menjadi jarang. Sampai-sampai ia lupa bahwa yang selama ini menemaninya, mendengarkan kisah dan ceritanya adalah sahabat. Dan ia pun lupa, bahwa nanti di saat ia terluka, kepada sahabatlah tempat ia akan kembali mencurahkan isi hatinya.

Sahabat akan selalu ada untukmu, Dan Sahabat juga tidak akan pergi darimu. oleh karena itu, jangan lupakan sahabatmu..

Kamu harus ingat, bahwa pasanganmu nanti bisa saja menyakitimu, dan pasanganmu nanti bisa saja melukai hatimu.

Namun sahabatmu? Ia akan selalu menjadi bahu tempat kamu bersandar disaat sedih ataupun patah hati. Dan sahabatlah menjadi pendengar setia disaat kamu membutuhkan seseorang untuk mendengarkan isi hatimu.

Jadi, jangan pernah kamu meninggalkan sahabatmu saat nanti kamu sudah memiliki pasangan.

Pasanganmu mungkin saja bisa meninggalkanmu kapan saja yang ia mau, tetapi sahabatmu justru akan selalu siap selalu ada bersamamu.

Kamu harus ingat, menjalin hubungan bersama pasangan tidak melulu merasakan bahagia. Terkadang kamu juga akan selalu merasakan terluka, dan yang terburuknya ialah kamu bisa saja ditinggalkan olehnya.

Memiliki sahabat juga tidak mungkin tak akan merasakan perdebatan-perdebatan kecil. Tetapi yang namanya sahabat, meskipun bertengkar denganmu pada akhirnya akan kembali lagi baikan dan saling memahami dalam ucapan permintaan maaf. Berbeda dengan pasangan yang disaat kamu dan dia bertengkar bisa saja malah memutuskan hubungan dan tidak akan pernah kembali lagi.

Kalau pasanganmu bisa saja meninggalkanmu kapanpun, maka sahabatlah yang akan selalu siap mendengarkanmu setiap saat.

Kamu harus ingat, Jangan sampai kamu mengecewakan sahabatmu sendiri. dan Jangan sampai kamu tega menyakiti hatinya hanya karena masalah sepele.

Dan yang terakhir, jangan sampai kamu meninggalkan sahabat hanya karena saat ini kamu sudah memiliki pasangan. Jangan sampai kamu terlambat menyesalinya saat sahabatmu pergi dan merasakan bahwa ia sudah tak penting lagi untuk hidupmu.

Kamu juga perlu ingat, memiliki pasangan juga jangan sampai membuatmu lupa diri pada orang-orang yang lebih dulu berada disampingmu dan menaruh peduli terhadapmu sebelumnya.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2