√ Dear Lelaki, Kalau Jodoh Adalah Tulang Rusuk, Apakah Mantan Adalah Tulang Belulang?

Konon katanya kalau jodoh itu adalah tulang rusuk. Bahkan banyak sekali para cowok-cowok di luaran sana yang nggombalin para cewek, "maukah kau jadi tulang rusukku"?

Ah rasanya, hati seorang cewek menjadi luluh lantah, berbunga dan menari-nari, seolah-olah ia akan menjadi tulang rusuk beneran. Padahal terkadang hanya mulut gombal saja yang belum tentu dengan kenyataan-Nya.

Lantas bagaimanakah dengan dia yang sudah menjadi mantan-mantan kamu sebelumnya? Apakah kamu menyebutnya sebagai mantan tulang rusuk juga? atau menjadikannya sebagai tulang belulang yang sudah gak guna lagi?


Dear Lelaki, Jangan Rusak Jika Tak Berniat Menjadikannya Sebagai Tulang Rusuk

Untukmu Lelaki, yang masih saja bermain-main dengan perempuan. Sebenarnya sah-sah saja jika kamu hendak ingin mengenalnya lebih dekat. Tapi seharusnya mendekatinya dengan cara yang benar, seperti kamu bisa langsung ta'aruf. Namun sayangnya, Terkadang rasa cinta yang di balut dengan pacaran itu jauh lebih mainstream jika dibandingkan dengan yang sudah halal.

Mereka yang melakukan pacaran tak segan-segan mengumbar kemesraan di depan khalayak umum, bagaimana jika mereka berduaan saja di tempat yang sepi?, Entahlah, apapun yang terjadi mungkin akan menjadi jalan hidup mereka yang harus di pertanggung jawabkan kelak.

Dear Wanita, Jangan Mau Dijadikan Sebagai Tulang Punggung bagi lelaki Yang menginginkan Semua Keinginannya di turuti. Apalagi jika belum sah jadi pendamping hidupmu.

Dear Wanita, jangan mau diperbudak oleh lelaki dengan menuruti semua keinginanya apalagi jika di jadikan sebagai tulang punggung. Meskipun kamu terlalu sayang, jangan pernah mau memberikan diluar batas wajar, apalagi jika minta ini itu padamu. Bila hanya sekedar men-traktir atau gantian membayar sebenarnya tidak ada masalah jika dalam batas kewajaran. Tapi di zaman yang sudah modern seperti sekarang ini sudah banyak para cewek yang di perbudak sebagai pelampiasan dan di jadikan untuk membiayai keperluan cowoknya. Dan perlu ingat, Kamu itu seharusnya sebagai tulang rusuk bukan tulang punggung bagi mereka.

kalaupun kamu sudah menikah dan punya suami yang sah, boleh-boleh saja kamu membantu perekonomian sang suami demi terciptanya keharmonisan dalam keluarga.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2