√ Gawai Merupakan Penyebab Anak Tidak Fokus Belajar Di Zaman Masa Kini

Penyebab menurunnya daya konsentrasi belajar anak salah satunya ialah karena disebabkan oleh penggunaan gawai atau gadget yang berlebihan.

Ironisnya anak di zaman sekarang ini ketika belajar hanya mampu berkonsentrasi tidak lebih dari 15 menit.  Angka tersebut sangat menurun drastis jika dibandingkan dengan anak-anak yang hidup sebelum mengenal gawai / gadget.


"Kalau anak-anak dulu, daya konsetrasinya bisa bertahan selama 30 menit, bahkan bisa lebih"  kata Direktur Global Sevilla School.

Dalam hal ini, setiap guru disekolah dituntut untuk bisa berinovasi dalam mengembangkan model pembelajarannya agar bisa lebih variatif.

Cara agar anak tidak cepat jenuh ketika belajar
Anak-anak zaman sekarang sangat membutuhkan lebih banyak variasi dari model belajarnya. Baik itu di dalam kelas, ataupun ketika belajar dirumah dengan orangtuanya.

Melatih anak untuk dapat memiliki kontrol diri (self control) juga sangat penting di lakukan, tentunya agar anak tidak terlarut atau dikendalikan oleh gadgetnya.

Upaya ini sangat penting untuk dilakukan, sehingga fokus dan daya konsentrasi belajar anak tidak mudah hilang. Oleh sebab itu, diperlukan suatu inovasi pembelajaran di sekolah dan ketika dirumah bersama orang tuanya.
.
"Perlu adanya suatu metodologi pembelajaran yang beragam. Setiap guru juga harus bisa memahami bagaimana caranya menghadapi keberadaan dan karakter anak-anak sekarang ini. Kalau tidak melakukan penyesuaian dengan model pembelajaran untuk anak sekarang, nanti bisa amburadul,"

Upaya untuk meningkatkan daya konsentrasi dan fokus para siswa di antaranya ialah melalui metode mindfulness. Dengan melalui praktik mindfulness tersebut, diyakini bisa meningkatkan daya konsentrasi, fokus, dan juga kesadaran diri.

"Jika mindfulness dilakukan secara konsisten, maka daya serap pelajaran akan lebih luar biasa, sebab mereka bisa konsen dan fokus dengan baik, serta bisa mengurangi stresnya," tutup Robertus.

Cara Mendidik Anak Dengan Mindful Parenting
Apa itu mindful parenting?
mindful parenting ialah pola asuh yang dengan cara menerapkan kesadaran, jadi segala didikan yang kita berikan pada anak harus kita lakukan sesuai kesadaran. Lebih jelasnya ialah, setiap Orangtua dan guru diajak untuk sadar bahwa mendidik anak itu dari dalam.

Dan salah satu penerapannya ialah selalu mendengarkan dengan penuh perhatian dan berbicara dengan empati. Hal ini harus menjadi dasar pola mindful.

Sebagai contohnya, ketika anak berbicara, kita harus bisa mendengarkan dengan penuh perhatian, dan ketika kita berbicara dengannya harus betul-betul kita hadirkan diri kita, sehingga kita tetap konsentrasi dan sadar bahwa diri kita dihadapan anak untuk mendidiknya.

Berikanlah apa yang dibutuhkan oleh anak, bukan apa yang ia inginkan
Apabila kita mengikuti semua yang diinginkan oleh anak, maka tidak akan pernah selesai dan tentu tidak bisa mendidik mereka. Namun, kita bisa memutuskannya secara adil dan bijaksana apa yang ia butuhkan, tentunya dengan memperhatikan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh diberikan.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2