√ Cara Seru Pembelajaran Talking Stick Bikin Siswa Semangat Belajar

Dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick, guru bisa membagi kelas menjadi beberapa kelompok dengan anggota-anggota yang heterogen. Kelompok bisa dibentuk dengan mempertimbangkan keakraban siswa, persahabatannya ataupun minat-Nya. Setiap kelompok selanjutnya harus berdiskusi dan mempelajari materi-materi pelajaran yang sudah di jelaskan oleh guru.

Apa itu Talking Stick?
Model pembelajaran Talking Stick ialah suatu model pembelajaran kelompok yang sama seperti Snowball Throwing. Namun dalam penerapan model pembelajaran ini ialah, dengan memanfaatkan tongkat, oleh sebab itu disebut dengan Talking Stick (tongkat berbicara).

Sedangkan pada model pembelajaran Snowball Throwing setiap siswa harus membuat pertanyaan menggunakan kertas kemudian dibentuk seperti bola lalu dilemparkan ke siswa lainnya.

Untuk kelompok yang memegang tongkat terlebih dahulu diwajibkan menjawab pertanyaan dari gurunya. Namun sebelumnya para siswa harus sudah mempelajari materi pokoknya. Kegiatan ini juga harus diulang terus-menerus sampai semua kelompok siswa mendapatkan giliran untuk menjawab pertanyaan dari gurunya.
.

Cara Menerapkan Model Pembelajaran Talking Stick
A. Guru harus menyiapkan tongkat yang kira-kiranya memiliki panjang 20 cm.
B. Kemudian guru harus membagi siswanya menjadi beberapa kelompok dengan anggota 4-6 siswa.
C. Guru menyampaikan materi pelajaran pokok yang akan dipelajari siswa.
D. Guru memberikan kesempatan pada tiap-tiap kelompok untuk membaca dan mempelajari materi pelajarannya.
E. Kemudian siswa berdiskusi untuk membahas masalah yang ada di dalam wacana.
F. Setelah para siswa selesai membaca materi pelajaran dan mempelajari isinya, selanjutnya guru mempersilahkan kepada para siswa untuk menutup isi bacaan.
G. Guru mengambil tongkat dan memberikannya kepada salah satu siswa, setelah itu guru dipersilahkan memberikan pertanyaan dan siswa yang memegang tongkatnya harus menjawabnya, demikian sampai semua siswa mendapatkan bagian pertanyaan dari guru.
H. Guru dan siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajarinya tersebut.
I. Guru memberikan evaluasi atau penilaian.
J. Guru menutup pembelajaran.

Kelebihan Dari Penerapan Model Talking Stick ialah untuk menguji kesiapan siswa dan melatih untuk membaca dan memahami serta mengajarkan agar lebih giat dalam belajarnya.

Dalam model pembelajaran ini tentu membuat anak didik akan ceria, senang, seru, dan melatih mental anak didik untuk bisa siap pada kondisi dan situasi apapun.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2