√ Pentingnya Perkembangan Psikologi Anak Yang Perlu Di Pahami OrangTua

Orangtua saat ini harus lebih pintar dalam memperhatikan perkembangan anak-anaknya, mulai dari kesehatan fisiknya hingga pada mental anak.

Mengenai masalah tentang kesehatan mental anak, bunda perlu memperhatikan pada psikologi perkembangan anak khususnya saat di usia dini.

Selain itu, Orangtua juga harus bisa menjadi panutan yang baik bagi anak-anaknya, sehingga dapat memberikan dorongan positif pada perkembangannya.

Pertumbuhan Anak tidak hanya di pengaruhi oleh genetika dan karateristik saja. Namun, perilaku seperti pola asuh, pembentukan karakter hingga pada tekanan sosial bisa memengaruhi perkembangan anak kedepannya.

Hingga saat ini, pakar psikolog telah mengatakan bahwa kesehatan mental anak sebenarnya cukup unik dan juga kompleks.


Apabila bunda ingin membantu psikologi perkembangan anak silakan simak ulasannya dibawah ini:

1. Perkembangan Psikologi Anak Di usia balita
Perkembangan psikologi anak memang perlu dipelajari oleh setiap orangtua. Tujuannya ialah supaya orangtua lebih memahami tentang perkembangan anak terutama mengenai perkembangan psikologis serta cara berpikir anak.

Perlu bunda ketahui, bahwa psikologi anak tidak hanya berkaitan dengan tumbuh kembang fisik saja, melainkan diiringi dengan perkembangan mental, emosional dan juga sosialnya.

Apabila usia anak bunda berkisar antara 3-5 tahun atau masih balita, anak akan mulai sadar dengan berbagai dorongan inisiatifnya sendiri.

Saat balita, anak sudah mulai mengenal dengan dunia lebih luas daripada saat ia masih batita. Tentu perkembangan psikologinya akan semakin bertambah dengan berbagai inisiatif, sehingga akan memunculkan pikiran baru untuk lebih banyak mencoba hal-hal baru di sekelilingnya.

Sebagai contohnya:
Apabila bunda menemani anak pergi ke taman ataupun tempat bermain, berusahalah untuk mengizinkan anak untuk mencoba hal-hal baru.

Dengan melalui banyak kegiatan diluar rumah tentu saja sangat dibutuhkan dan memperbolehkan anak untuk tetap ber-eksplorasi. Cobalah untuk tetap mendukung anak dalam kegiatan melakukan hal-hal baru, tentu Selagi tidak membahayakan anak.

2. Konteks utama yang bisa membantu orangtua menganalisa psikologi anak
Orangtua juga perlu mengetahui dan memahami berbagai macam konteks utama dalam menganalisa psikologis anaknya, seperti:

A. Konteks sosial 
Yaitu berfokus pada hubungan antara anak dengan teman seusia-nya dan juga pada orang dewasa.

Apabila terus dilatih, maka anak akan belajar tentang pemahaman proses berpikir, belajar dan juga pada tumbuh kembangnya.

Untuk masalah konteks sosial ini, anak akan mendapatkan banyak pembelajaran melalui berbagai situasi, mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolahnya, hingga pada teman sepermainan-Nya. Sehingga anak akan memiliki keterampilan dan kecerdasan bersosialisasi.

B. Konteks budaya
Yaitu bisa didapatkan oleh anak seolah-olah memberikan pengalaman baru seperti pada nilai sosialnya, tradisi atau kebiasaan di rumahnya, hingga pada cara hidup disekitarnya.

Selain itu, konteks budaya ini dalam psikologi perkembangan, anak bisa memberikan pelajaran penting mengenai bagaimana caranya untuk berkomunikasi dengan baik pada kedua orangtuanya.

C. Konteks sosial ekonomi 
Hal ini juga tidak bisa di hindarkan karena bisa menjadi salah satu faktor anak-anak untuk tumbuh.

Status sosial ekonomi yang didapatkan oleh anak bisa memicu pada perkembangan psikologisnya. Umumnya, Konteks sosial ekonomi ini bisa dipicu oleh keseharian yang dijalani oleh anak, sehingga bisa kita lihat berapa banyak mainan yang sering di mainkan oleh anak selama dirumahnya.

--------

Ketiga faktor inilah yang bisa berdampak besar pada psikologi anak. Apabila anak kurang mendapatkan peluang dari ketiga konteks ini, Maka bunda perlu membantunya agar anak kembali tumbuh dengan optimal.

3. Setiap anak pasti memiliki kebutuhan fisik dan emosionalnya
Dilansir dari Psychology, setiap anak-anak tentu saja memiliki kebutuhan fisik dan emosional yang berbeda-beda, tentu tergantung juga pada usia, kepribadian, serta pada tahapan perkembangannya.

Bunda sangat perlu memberikan pengarahan yang baik agar anak-anak bisa tumbuh sesuai harapan. Dalam proses perkembangan psikologis anak dapat diperhatikan sejak anak usia dini, tentu agar ia bisa belajar tentang keterampilan motorik halusnya, kemampuan bahasa, keterampilan kognitif hingga pada keterampilan verbal dan non verbal-Nya.

Selain hal itu, cara bersosialisasi juga sangat perlu ditingkatkan melalui cara komunikasi yang baik dengan teman se-usianya.

Dalam penelitian juga telah mengatakan bahwa eksplorasi yang dilakukan oleh orangtua terhadap anak-anaknya tentu bisa diterapkan melalui pola asuh. Kemudian Setiap pola asuh tersebut dalam keluarga memang berbeda-beda. namun apapun pola asuhnya yang diterapkan harus bisa membantu pada perkembangan psikologi anak demi tumbuh kembangnya.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2