√ Cara Cerdas Mengatasi Anak Susah Makan, Berikut Tipsnya ...

Anak yang susah makan ketika disuapi, atau anak yang hanya mau makan dengan satu jenis makanan saja bukanlah kisah baru bagi setiap orang tua. Untuk mengatasi anak susah makan, orangtua harus lebih cerdik untuk menghadapi anak.

Umumnya, anak yang susah makan dimulai pada saat anak menginjak usia 1 tahun. saat itu, pertumbuhan anak menjadi melambat jika dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya. Selain itu, Hal ini juga menurunkan selera makan pada anak. Sehingga seringkali yang terlihat ialah anak makan lebih sedikit.


Penyebab anak susah makan Dan Tips mengatasinya
Ketika anak bunda menolak makan, kemudian disikapi dengan cara keliru oleh orangtuanya, hal ini tentu saja bisa memicu suasana yang tidak menyenangkan dan bisa menjadi tekanan bagi anak. Itulah sebabnya, orangtua ketika ingin memberikan nutrisi terbaik untuk anak haruslah diiringi dengan ketelitian dan melihat kondisi anak saat itu juga.

Anak susah makan biasanya lebih rewel atau sering memperlihatkan sikap yang bisa membuat orangtua merasa kesal dan bingung mengatasinya.

Berikut dibawah ini adalah beberapa permasalahan yang seringkali muncul, berkaitan dengan perilaku anak susah makan, di antaranya ialah:

1. Menolak makan
Bagi setiap anak di usia satu tahun, makan adalah suatu keterampilan yang baru saja dikenalinya.

Memilih makanan yang ingin bunda berikan pada anak menjadi suatu hal yang sangat penting baginya. Tidak heran, jika sebagian anak bisa saja menghabiskan makanan yang disediakan oleh orangtuanya pada hari pertama, namun menolak pada keesokan harinya. Jika pikiran anak berubah karena rasa makanan yang telah di sediakan, maka bisa memengaruhi pada selera makannya juga.

2. Hanya memilih makanan tertentu saja
Bagi setiap anak berusia 3 tahun ke bawah, mengkonsumsi makanan padat adalah suatu hal yang baru.

Diperlukan cukup waktu agar anak terbiasa dengan ragam rasa, warna dan juga tekstur pada makanan. Saat itulah, anak juga akan belajar untuk mandiri dan memutuskan pilihan makanannya sendiri, termasuk pada pilihan makanan apa saja yang boleh masuk kedalam mulutnya.

Tips: sebaiknya Perkenalkanlah dengan jenis makanan yang baru dengan cara perlahan-lahan. Setelah bunda menyajikan beberapa kali, anak biasanya akan tertarik untuk mengkonsumsinya.

Umumnya, Sayuran merupakan salah satu jenis makanan yang seringkali ditolak oleh anak. Untuk mengatasinya, Sajikanlah dengan satu jenis sayuran saja, agar anak terbiasa dan tidak kebingungan dengan rasanya.

Usahakanlah waktu makannya tidak berdekatan dengan waktu tidur anak, sebab rasa lelah juga bisa memengaruhi minat anak untuk mencoba makanan baru.

3. Hanya mau makan siap saji
Jenis makanan siap saji yang disukai oleh anak-anak biasanya yang mengandung gula ataupun lemak tinggi, dan dengan kandungan gizi yang rendah. Misalnya seperti permen, kentang goreng, ataupun jenis minuman bers0da.

Tips: Janganlah menyimpan makanan cepat saji dirumah. Namun sebaiknya sediakanlah makanan yang lebih sehat yang bisa lebih menyehatkan. Misalnya, Sajikanlah buah melon dengan campuran yogurt, ataupun jus buah yang dihiasi dengan stroberi atau irisan buah pisang diatasnya.

Pisang ataupun ubi yang sudah dkukus juga bisa menjadi pilihan pengganti kentang goreng.
.
4. Susah makan karena kemarin sudah banyak makan
Permasalahan ini juga sangat umum pada anak usia 12 bulan hingga usia 3 tahun. Menurut ahli nutrisi, orangtua tidak perlu membesar-besarkan hal ini.

Sebab, Anak-anak mampu mengenali rasa laparnya dibandingkan dengan orang dewasa. Ada saatnya selera makan anak terlihat sangat besar, kemudian anak masih merasakan kenyang di keesokan harinya. Dan hal ini sangat wajar terjadi pada anak usia 12 bulan - 3 tahun.

Tips: Orangtua sebaiknya menghindari memaksa anak yang susah makan karena hal ini. Sebaiknya, Tentukanlah batas waktunya untuk anak mengkonsumsi makanan yang telah disediakan. Dan Mintalah kepada anak untuk makan tidak melebihi batas waktunya.

Selain hal itu, batasi juga mengkonsumsi jus dan susu. Terlalu banyak asupan dari kedua minuman tersebut, maka bisa membuat nafsu makannya menjadi menurun.

5. Hanya mau makan dengan satu jenis makanan saja
Bukan suatu hal yang aneh, apabila tiba-tiba anak susah makan selama beberapa hari sampai hitungan minggu, atau misalnya anak hanya mau makan dengan satu jenis makanan saja.

alasan umumnya ialah anak lebih tertarik dengan jenis makanan yang rasanya sudah dikenalinya. Hanya saja, pola makan yang seperti ini seringkali membuat orangtuanya merasa kebingungan.

Tips: sebaiknya, bunda tetap tenang dan tetap menawarkan dengan pilihan makanan yang lain, tanpa memaksanya.

Khususnya untuk anak yang sudah lebih besar, bunda bisa mengatur strategi dengan cara mengajaknya ke supermarket. Mintalah kepada anak untuk memilih 2 jenis buah, 2 jenis sayur, ataupun 1 jenis camilan saja.

Setelah tiba dirumah, ajaklah anak untuk menyiapkan makanannya sebelum mengkonsumsinya.

Tips Mengatasi Anak Susah Makan Paling Mudah
Bagi setiap anak, makanan termasuk dalam proses pembelajaran dan juga eksplorasi-nya. Untuk membantu menambah selera makan pada anak yang susah makan, bunda bisa melakukan beberapa kegiatan berikut ini:

A. Mengadakan acara makan bersama keluarga secara rutin. Dengan begitu anak bunda akan melihat beragam jenis makanan dan akan ikut makan apa yang ada di meja makan.

B. Biasakanlah waktu makannya secara konsisten, yaitu 3 kali waktu makan utamanya, dan 2kali makan camilan tiap harinya. Selanjutnya, Batasilah waktu makannya selama 30 menit untuk tiap-tiap waktu makan anak.

C. Biarkanlah anak makan sendiri.
Buatlah makanan praktis yang bisa dipegang dan dimasukan kedalam mulut anak dengan mudah.

D. Sebaiknya berikan hanya 1-2 jenis makanan untuk anak. Kemudian berikan dalam jumlah porsi kecil.

E. Gunakanlah perlengkapan makan dengan gambar dan warna-warni yang menarik. Tentu saja hal ini mampu membuat anak semakin tertarik.

F. Mengundang anak-anak yang lain untuk makan bersama.
Untuk anak yang susah makan, mereka lebih cenderung makan banyak pada saat bersama teman-teman se-usianya.

G. Jauhkanlah dari televisi, permainan, binatang peliharaan, ataupun hal-hal lain yang bisa memengaruhi perhatiannya saat anak makan.

Untuk memastikan kecukupan gizi pada anak, orangtua juga bisa membuat catatan harian. Tulislah seluruh makanan dan juga minuman yang dikonsumsi anak selama seminggu.

Kemudian Periksa apakah anak sudah menerima asupan dari keempat kelompok gizi utama? Misal karbohidrat, protein, produk olahan susu, buah-buahan dan juga sayuran.

Apabila anak bunda masih mengkonsumsi makanan dari tiap kelompok gizi tersebut, maka bunda tidak perlu merasa khawatir lagi.

Anak susah makan bukanlah suatu perkara yang mudah untuk ditangani. Namun diperlukan perhatian dan juga kesabaran ekstra untuk mengatasinya. Namun apabila bunda masih belum yakin terhadap asupan gizi pada anak, atau susah makan menyebabkan berat badan anak sulit bertambah, maka disarankan bunda berkonsultasi langsung kepada ahli gizi ataupun dokter spesialis anak.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2