√ Anak Sekolah PAUD Ataukah TK? Bunda Wajib Tahu Hal Berikut ini …

Menyekolahkan anak di sekolah paud/tk/ra merupakan langkah awal pendidikan yang diberikan pada anak. Tentunya dalam hal ini setiap orang tua ingin agar anaknya bisa menikmati masa-masa bersekolah dengan kegembiraan.

Salah satu yang menjadi cara agar dalam proses belajar anak semakin baik ialah dengan cara mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Tidak hanya mental serta kesiapan dari anak, akan tetapi orangtua juga ikut berperan. Setiap guru sangat mengharapkan agar orang tua dapat bekerjasama dengan baik supaya kegiatan pembelajaran dapat berlangsung dengan kondusif.


Ketahuilah hal berikut ini, supaya orang tua serta pihak sekolah dapat saling berkomunikasi dengan baik, begitupun anak bisa mendapatkan pendidikan yang terbaik.

A. Memberikan Kontak Informasi
Ketika bunda memberikan kontak kepada pihak sekolah pastikanlah bahwa kontak tersebut selalu bisa dihubungi.

Kontak tersebut bisa berupa kontak Hp bunda, maupun telepon rumah. Karena, hanya kontak inilah yang menjadi penghubung antara bunda dan pihak sekolah ketika ada informasi penting.

Jadi isilah formulir informasi yang ada dengan benar, bisa juga memberitahu ketika ada nomor kontak lain yang bisa dihubungi ataupun ketika nomor kontak berganti.

Beritahulah dengan siapa anak akan dijemput ketika pulang sekolah jika memang yang menjemput bukan orang tuanya ataupun yang biasa menjemputnya. Dikarenakan keamanan anak merupakan hal yang paling utama.

B. Bermain sambil belajar ketika di Rumah
Pada usia dini bermain sambil belajar merupakan hal yang menyenangkan bagi anak. Salah satu pembelajaran yang dapat diajarkan ialah melatih kemampuan motorik halus pada anak.

Dengan melatih kemampuan motorik halus ini akan menjadi sebuah modal untuk kemampuan menulis pada anak. Permainan yang dapat diberikan diantaranya ialah bermain palydough, mewarnai sebuah gambar, belajar cara menggunakan gunting, merobek atau meremas koran ataupun kertas. selain itu bisa juga mengajarkan anak memindahkan bola-bola kecil dengan bantuan penjepit.

C. Berkomunikasi dengan guru
Tidak perlu takut ketika berkomunikasi dengan guru untuk memberitahukan bagaimana kondisi anak. Contohnya ketika anak mempunyai riwayat penyakit tertentu, keterlambatan anak berbicara ataupun kondisi lainnya, yang penting dapat diketahui oleh pihak sekolah.

Dengan berkomunikasi seperti ini merupakan langkah yang sangat baik karena guru bisa antisipasi, serta mencari cara yang tepat agar dapat melatih anak di sekolah.

Untuk orangtua yang bekerja, luangkanlah waktu untuk dapat berbincang dengan mendalam terkait dengan kondisi anak di sekolah. Bisa dilakukan setidaknya 3 bulan sekali atau ketika ada sebuah pertemuan khusus untuk orangtua.

Dengan adanya suatu komunikasi guru dapat melaporkan perkembangan yang terjadi pada anak dan orangtuapun dapat bertanya secara langsung terkait perkembangan anak.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2