√ 6 Penyebab Anak Suka Menangis Di Tengah Malam Yang Perlu Bunda Ketahui (Anak Rewel Tengah Malam)

Ketika tengah malam tiba, terkadang anak yang sedang tidur dengan nyenyaknya tiba-tiba saja ia menangis. Bahkan sampai anak menangis meraung-raung tanpa alasan yang jelas. Tentu semua orangtua pernah mengalami hal ini.

Tidak hanya itu saja, terkadang anak juga sering mengigau di malam hari. Namun ada juga anak yang sering mengalami kejadian terduduk dengan mata terbuka tanpa berkata apapun kemudian ia menangis secara histeris selama beberapa menit. Hal ini biasa dinamakan gangguan tidur.


Penyebab Anak Suka Terbangun dan Menangis Di Malam Hari
Keadaan-keadaan yang seperti ini, di alam bawah sadar anak telah terganggu oleh banyak hal. Setidaknya ada 6 kemungkinan besar sering terjadi pada anak berikut ini:

1. Anak Terlalu lelah
Penyebab pertama ini merupakan alasan yang paling logis. Yaitu anak merasakan terlalu lelah di hari itu sampai akhirnya terbangun dari tidurnya. Biasanya hal ini sering terjadi karena mereka melewatkan jam tidur siangnya, atau biasa bermain terlalu banyak waktu selama seharian.

Meskipun awalnya anak bisa tidur lebih cepat saat itu juga, namun kekacauan akan segera dimulai ketika tengah malam. Biasanya tiba-tiba anak akan terbangun dan menangis, meraung-raung selama sejam ataupun lebih. Apapun yang ditawarkan oleh orangtuanya tidak akan menjadi solusi.

2. Perubahan baru
Anak-anak yang terbiasa dengan pola hidup teratur. perubahan kecil juga bisa menjadi pengganggu bagi mereka.

Beberapa penyebab anak sering terganggu di malam hari antara lain, apabila anak tengah menghadapi kondisi baru bagi mereka, misalnya seperti toilet training, berada di rumah barunya, mulai ditinggal orangtua bekerja, pengasuh baru, bahkan anak bisa saja mengalami gangguan malam ketika bantal ataupun guling kesayangannya diganti.

Agar tidak terjadi gangguan di malam hari pada anak, sebaiknya bunda menyiapkan perubahan ini dengan matang. Perbanyaklah sosialisasi perubahan baru kepada anak. Sehingga ketika mulai terjadi perubahan baru tersebut, anak tidak serta merta kaget atau kebingungan. Misalnya memperkenalkan terlebih dulu sebelum anak menghadapinya. Sebagai Contohnya, Ketika bunda hendak mengganti bantal atau guling kesukaan anak hendaklah memperkenalkan terlebih dulu, selanjutnya jangan langsung di ganti, namun minta izin sama anak agar ia bisa menyesuaikannya.

3. Ketakutan berpisah
Anak yang tumbuh semakin besar, biasanya anak akan diminta lebih mandiri. Hal ini sebenarnya menakutkan bagi setiap anak. yang biasanya selalu di dekat bunda, di waktu-waktu tertentu harus berpisah meskipun hanya beberapa jam saja.

Gangguan malam akan terjadi pada anak ketika ia mulai ditinggal orangtua bekerja, atau anak mulai tidur di kamarnya sendiri. Sebaiknya bunda harus bisa memberikan waktu bersamanya meskipun sesaat sebelum anak tidur.

4. Mimpi buruk
Pada saat anak tumbuh semakin besar, imajinasi anak juga semakin berkembang. Di sinilah mimpi buruk pada anak akan di mulai. Hal ini Bisa jadi penyebab dari tontonan sehari-harinya, ataupun karena cerita seram dari teman seusia-nya.

Jika hal ini terjadi, ajaklah anak kembali tidur sambil memeluknya dan yakinkan kepada anak bahwa itu hanyalah mimpi buruk saja.

Sering ajak juga anak untuk berdoa, dan beri tahu kepada anak betapa kuatnya manfaat berdoa sebelum tidur untuk mengusir mimpi buruknya.

5. Merasa lapar di tengah malam
Keadaan anak yang sering terganggu di malam hari biasanya terjadi pada saat mereka sudah mulai disapih.

Perubahan ini sebenarnya sangat besar pada anak. Yaitu ketika anak biasanya menyusu di tengah tidurnya, kemudian anak tidak menyusu sama sekali. Keadaan yang lainnya ialah saat anak sedang GTM alias susah makan.

Saat anak tidur dan perutnya keroncongan, tidak heran mereka suka rewel di tengah malam. Apabila anak merasa lapar, ajaklah anak untuk makan snack ataupun buah-buahan. Berikan makanan yang tidak membuat tenggorokan anak sakit. Atau Yang paling mudahnya, tawarkan susu hangat pada anak.

6. Merasa tidak enak badan
Penyebab Yang satu ini ialah keadaan yang tidak bisa dihindari. Tentu setiap anak juga akan mengalami bagaimana rasa sakit ketika tumbuh gigi geraham paling belakang.

Selain rasa sakit ketika tumbuh gigi, beberapa perasaan yang bisa membuat anak tidak enak badan yaitu kembung, batuk pilek, dan juga panas dalam. Ketidaknyamanan yang seperti inilah yang bisa membuat anak rewel dimalam hari.

Itulah 6 penyebab anak suka menangis dimalam hari atau suka rewel dimalam hari.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2