√ Cara Mengetahui Gaya Belajar Anak Kinestetik Usia 4 Tahun Dan 5 Tahun

Ketika anak telah lahir, tentunya para orangtua telah berusaha memberinya berbagai macam stimulasi pada anak.

Misalnya seperti hal-hal sederhana mengajaknya untuk bicara, bercanda, mencium, dan juga memeluk anak, tentunya kegiatan yang seperti ini merupakan salah satu rangsangan yang sangat penting untuk kelima indra si kecil.

Ketika usia anak sudah menginjak prasekolah atau umur 4-5 tahun, beberapa anak sudah mulai memberikan tanda bahwa ia memilih gaya belajar tertentu, misalnya seperti gaya visual, gaya auditori, dan juga gaya kinestetik. Dan pada umumnya anak akan lebih mudah mempelajari hal-hal baru melalui salah satu gaya belajar tersebut.

sebagian anak, kebutuhan untuk bergerak aktif ke sana ke mari sebenarnya lebih dibutuhkan. Meskipun memang sudah waktunya anak harus gerak lebih ekstra dari sebelumnya, namun kebanyakan para orangtua tidak memahami hal demikian.

Untuk kita pahami, Anak-anak dengan gaya belajar kinestetik mempunyai kebutuhan bergerak lebih tinggi, akan tetapi seringkali dipandang sebagai masalah perilaku, misalnya dugaan anak hiperaktif.

Keluhan yang seringkali muncul antara lain: anak tidak bisa diam, anak terlalu aktif, ataupun anak terkesan kurang fokus dalam belajarnya. Padahal, jika bunda menyuruh anak kinestetik ini untuk duduk tenang, justru ia akan semakin sulit untuk belajar.


Cara Mengenal Gaya Belajar Anak Kinestetik
Inilah yang seringkali menjadi kendala bagi anak bergaya belajar kinestetik. Lalu, apa yang harus bunda lakukan jika anak mempunyai gaya belajar kinestetik?

1. Kenali ciri-ciri gaya belajar kinestetik
Ketika bunda memahami bahwa gerakan-gerakan ataupun aktivitas yang dilakukan oleh anak adalah caranya ia belajar, maka bunda juga lebih mudah mengajari anak dengan banyak hal.

Ciri-ciri anak gaya belajar kinestetik sebagai berikut:
A) Anak harus selalu bergerak misalnya: suka menggoyangkan kakinya, suka menari, gerakan tangan mengetuk-ngetuk meja dengan pensil, dan lain-lain sebagainya.
B) Anak lebih suka belajar melalui tubuh dan  indra perabanya.
C) Anak mempunyai ingatan fisik yang cukup tajam.
D) Sekali anak melihat satu ataupun beberapa gerakan, ia bisa lebih cenderung menirunya dengan mudah.
E) Anak mempunyai koordinasi tubuh yang sangat baik, termasuk pada koordinasi mata dan tangannya serta pada kepekaan terhadap ruang geraknya.
F) umumnya, anak dengan gaya belajar kinestetik ini sangat sulit untuk duduk diam dalam waktu yang lama.
.
Sebagai konsekuensi beberapa poin di atas yang telah disebutkan, anak dengan tipe kinestetik ini lebih cepat bosan. Tentunya Anak juga cenderung sangat sulit belajar dari hal-hal berurutan.

jika mencoba dijelaskan dengan cara visual atau verbal ketika belajar, konsentrasi anak kinestetik ini lebih mudah terpecah oleh situasi lain di sekitarnya.

2. Mungkinkah anak kinestetik mempunyai lebih dari satu gaya belajar?
Tentu saja. Terlebih lagi saat usia anak prasekolah, metode belajar yang dilakukan di sekolahnya juga bisa merangsang ke 5 indra pada anak. Misalnya, Pendekatan seperti gerak, membacakan buku cerita, dan juga bermain bisa membantu stimulasi kemampuan pada anak.

Akan tetapi, anak dengan gaya belajar kinestetik ini lebih cenderung sulit untuk mendengarkan. Bahkan Ia lebih menyukai merekam informasi melalui gerakan-gerakan tubuhnya.

3. Bagaimana Cara untuk mendukung anak dengan gaya belajar kinestetik ini?
Untuk anak yang berusia 4-5 tahun, hal pertama dan yang paling utama ialah, bunda harus bisa menerima kondisi aktif anak apa adanya terlebih dulu.

Bunda tentu tidak bisa berharap penuh pada anak kinestetik untuk duduk dengan tenang dalam waktu yang lama, mendengarkan ataupun menyimak setiap hal yang disampaikan.

Tentu saja, penerimaan ini akan membawa bunda ke langkah yang selanjutnya, yaitu mengajarkan anak tentang berbagai macam hal-hal baru dengan cara tersendiri.

A) Tiga strategi terbaik yang bisa bunda coba untuk mengajak anak belajar ialah melalui gerakan-gerakan, cerita, dan juga secara visual (gambar ataupun video).

B) Anak kinestetik membutuhkan belajar melalui pergerakan tangan dan juga tubuhnya. selain itu, konsep yang disampaikan secara visual dengan alur cerita harus jelas.

C) Berikanlah anak dengan gambaran besar dari suatu yang ingin bunda sampaikan, kemudian pakailah suatu materi ataupun peralatan yang berbentuk tiga dimensi agar lebih mudah menjelaskannya.
Misalnya, pengenalan huruf tidak hanya sebatas mengucapkan A, B, C, dan seterusnya, akan tetapi anak kinestetik ini perlu adanya alat peraga berupa kepingan-kepingan huruf yang bisa dibongkar pasang seperti permainan puzle.

D) Berikanlah anak kesempatan untuk mencobanya sendiri, sebaiknya tahan diri bunda untuk tidak segera membantunya saat ia merasa kesulitan. Sebab lewat trial and error-nya itulah anak sedang mencoba melakukan proses belajarnya.

E) Berikanlah pada anak lebih banyak waktu untuk bermain diluar ruangan agar anak bisa meluapkan energinya untuk bergerak secara bebas.

F) Bagi waktu belajarnya kedalam sesi durasi yang lebih singkat, agar fokusnya tetap terjaga.

G) Variasikanlah metode belajarnya dengan melakukan beberapa hal lain. Misalnya, setelah anak belajar mengenal huruf selama 10 menit, berikan jeda 5 menit untuk berpindah tempat atau sekedar memainkan mainan yang lainnya.
-------
Kelebihan anak dalam belajar gaya kinestetik inilah yang harus bunda asah agar memiliki kemampuan berkembang secara optimal.

Author :

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Komentar Untuk "√ Cara Mengetahui Gaya Belajar Anak Kinestetik Usia 4 Tahun Dan 5 Tahun"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 2