√ Cara Melatih Konsentrasi Anak Usia 6 Tahun Dan 7 Tahun

Melatih konsentrasi anak untuk bisa fokus belajar tidaklah semudah yang kita perkirakan. Setiap anak pasti pernah mengalami kesulitan untuk bisa konsentrasi ketika mereka belajar.

Ciri-ciri anak yang sulit untuk konsentrasi ketika mereka belajar ialah, pikiran anak selalu berubah-ubah, anak merasa gelisah, anak tidak fokus memperhatikan, dan anak mudah lupa.

Cara melatih konsentrasi anak berusia 6 tahun dan 7 tahun tentu saja sedikit berbeda dengan cara melatih konsentrasi anak yang berusia 4 tahun dan 5 tahun.

Sedangkan Pada usia anak 6 tahun dan 7 tahun ini, ia akan lebih sering di biasakan dengan mengerjakan tugas-tugas kreativitasnya dan juga tugas sekolahnya.

Pada usia anak yang sudah menginjak 6 tahun dan 7 tahun, ia juga masih suka bermain-main, sehingga pikiran mereka belum bisa stabil untuk bisa fokus dan juga konsentrasi. Oleh sebab itu, hal ini merupakan salah satu tugas penting sebagai orang tua agar anak bisa memaksimalkan kemampuan daya konsentrasinya, daya ingatnya, dan juga daya fokusnya.


Cara Melatih Konsentrasi Anak Usia 6 Tahun Dan 7 Tahun
berikut dibawah ini cara yang bisa bunda terapkan untuk melatih konsentrasi anak usia 6 tahun dan 7 tahun agar anak bisa berkembang dengan baik dan meningkatkan prestasinya.

1. Berikanlah istirahat Yang Cukup
Salah satu cara terpenting pada perkembangan anak ialah memperhatikan pola istirahatnya. Dengan istirahat yang cukup, maka bisa membuat otak anak menjadi fresh kembali dan daya ingatnya menjadi lebih tajam.

Selanjutnya, dengan membiasakan anak untuk bisa tidur malam dengan tepat waktu bisa membantu mereka untuk mengembangkan daya konsentrasinya dan tidak mudah lelah.

2. Hindarilah tempat yang bisa mengganggu konsentrasinya
Ketika anak bunda sedang belajar, jangan biarkan mereka belajar di tempat-tempat yang berpotensi mengganggu konsentrasi dan daya fokusnya. Contohnya ialah seperti TV yang sedang dinyalakan, orang yang berbicara keras dan lantang, dan hindari juga mainan yang berserakan di ruanganya.

Tempat-tempat yang seperti ini tentu saja bisa mengganggu konsentasi belajar anak. Oleh sebab itu, carilah tempat yang nyaman dan tenang agar tidak mengganggu anak yang sedang belajar.

3. Awasi belajar anak
Di usia anak yang sudah berusia 6 tahun dan 7 tahun, orangtua sudah mulai “serius” untuk mengawasi anaknya belajar. Misalnya ketika orangtua lengah mengawasi anak belajar, biasanya ia akan berani meninggalkan meja belajarnya dan lebih memilih untuk bermain.

Oleh sebab itu, pengawasan orangtua harus diperketat sejak anak masih berumur 6 tahun. Tentunya untuk membiasakan anak bisa fokus dan konsentrasi dalam belajarnya.

4. Aturlah waktu belajarnya
Seperti yang sudah dijelaskan pada pembahasan diatas, jika anak yang berusia 6 tahun dan 7 tahun mereka masih suka untuk bermain.

Misalnya ketika bunda tetap memaksakan anak untuk belajar, maka mereka akan lebih cepat bosan dan lebih memilih meninggalkan meja belajarnya. Oleh sebab itu, sebaiknya bunda bisa mengatur waktu untuk belajarnya.

Sebagai contohnya, untuk tahapannya ialah berikanlah waktu 30 menit digunakan untuk belajar, kemudian berikan 30 menitnya lagi untuk istirahat sambil mengerjakan sesuatu yang bisa membuat anak suka. Dengan begitu maka anak akan menerima dan menyukai belajarnya.

5. Hindari gadget (Smartphone)
Di zaman sekarang, anak-anak sudah mengenal adanya gadget bahkan cenderung seusia mereka sudah di fasilitasi orangtuanya dengan Gadget. Sangat di sayangkan bagi perkembangan mereka karena seusia anak sudah terpengaruh adanya gadget, sehingga media belajar anak seringkali menjadi kurang dan prestasi semakin menurun.

Oleh sebab itu, Godaan anak untuk memainkan gadget menjadi sangat besar, sehingga bisa memengaruhi daya konsentrasinya dalam belajar. sebaiknya bunda harus bisa tegas untuk melarang anak memainkan gadget pada waktu belajarnya.

6. Biarkanlah anak Untuk tetap fokus dengan satu mata pelajaran terlebih dahulu
Setiap anak tentunya memiliki satu bidang pelajaran yang ia sukai. Oleh sebab itu, Kita lebih baik mengarahkan mereka untuk mempelajari satu bidang pelajaran terlebih dahulu.

Sebagai Contohnya, Di hari pertama anak di fokuskan belajar bahasa indonesia, kemudian dihari berikutnya pelajaran kesenian atau seni budaya, dan seterusnya. Cara ini sangat efektif untuk bisa mengembangkan daya konsentrasi anak dalam belajarnya.

Ingat, bunda Jangan terapkan metode belajar secara bersamaan dengan mata pelajaran yang lainnya. Sebab akan menyulitkan anak untuk mengingatnya.

7. Ajarkanlah anak secara Rutin
Cara yang selanjutnya ialah dengan melakukannya secara rutin. Meskipun waktu yang digunakan untuk belajar cukup singkat, akan tetapi jika dilakukan secara terus-menerus, maka daya konsentrasi anak akan meningkat dan berkembang.

Selain hal itu, belajar dengan singkat akan disukai oleh anak, tentu saja tidak akan terbuang percuma meskipun belajarnya hanya sebentar saja.

Dengan cara melakukan kegiatan belajar secara rutin, mata pelajaran pun akan mudah diingat oleh anak, sehingga kecerdasan anak akan berkembang dan semakin meningkat.

8. Berikanlah makanan yang kaya akan nutrisi
Asupan makanan tetap menjadi salah satu hal yang sangat berpengaruh pada pertumbuhan anak.

Dengan memberikan pola makanan yang sehat dan nutrisi, maka anak akan mendapatkan banyak manfaat, termasuk untuk meningkatkan daya konsentrasi dan fokusnya. Oleh sebab itu, orangtua harus bisa memberikan makanan yang banyak mengandung nutrisi untuk anak kita.

Demikianlah cara meningkatkan dan melatih konsentrasi belajar anak usia 6 tahun dan 7 tahun

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2