√ Cara Melatih Anak Belajar Mengaji Sejak Balita Berdasarkan Tahapan Usia-Nya

Mengajarkan anak agar bisa mengaji sejak usia dini sangatlah penting untuk dilakukan oleh setiap orang tua yang beragama islam, pastinya agar anak bunda lebih mudah mengenal dan memahami tentang Alquran Dan huruf-huruf hijaiyah saat usianya semakin dewasa.

Selain itu, pada masa anak-anak tentunya memiliki tumbuh kembang yang sangat baik dan mudah merespon dengan sesuatu yang baru mereka lihat, mereka dengar dan juga apa yang mereka rasakan.

Itulah sebabnya, dengan mengajarkan anak mengaji sejak usia dini sangat perlu dilakukan oleh setiap orang tua khususnya beragama islam agar anaknya kelak bisa tumbuh menjadi anak pintar dan cerdas mengaji.

Dengan mengajarkan anak untuk bisa mengaji merupakan suatu kewajiban bagi setiap orang tua untuk mendidik dan juga memahami tentang Al-Qur'an, sebab dengan memberikan pelatihan dan membiasakan anak belajar mengaji Al-Qur'an maka setelah besarnya nanti tidak hanya memberikan manfaat bagi anak itu sendiri melainkan bermanfaat bagi orang tuanya dan juga untuk orang lain.

Jadi, membimbing, memberikan pelatihan dan mengajak anak untuk belajar mengaji sejak usia dini merupakan suatu kewajiban setiap orang tua, janganlah membiarkan anak-anak kita pandai dengan ilmu-ilmu umum namun mereka tidak mengetahui apa itu alquran, bahkan tidak tahu sama sekali tentang mengeja ataupun membaca Al-Qur'an.


Bagi orangtua yang ingin mengajarkan anak-anaknya agar cepat pandai dan mudah memahami Alquran, silakan simak dan terapkan beberapa tips berikut ini untuk bisa mengajarkan anak pandai mengaji sesuai usianya dan tahapan usia anak dengan metode yang berbeda.

Cara Mengajarkan Anak Pandai Membaca Alquran Sejak Usia Dini

Tips berikut ini diharapkan dilakukan secara berurutan berdasarkan usia anak Yaa Bunda..

1. Tips Belajar Mengaji Anak Di Usia 0-2 Tahun
Pada tahapan usia anak antara 0 sampai 2 tahun ini, yang perlu dilakukan oleh orangtua saat memberikan pelatihan mengaji yaitu dengan memberikan arahan saat anak beristirahat ataupun saat berhenti bermain. Sebab, Belajar bersama dengan orangtuanya dapat memberikan kemudahan dan juga kebebasan bagi anak untuk menangkap apa yang mereka dengar dari  kedua orang tuanya.

Untuk langkah-langkahnya bunda bisa terapkan tips berikut ini:
a. Bunda ataupun ayah bisa memberikan pelatihan tentang lantunan huruf hijaiyah dengan cara yang menarik kepada anak, bisa dilakukan dengan cara mengajarkan langsung ke anak ataupun melalui sebuah nyanyian huruf hijaiyah. Misalnya, untuk memudahkan anak agar bisa memahami dan membiasakannya dengan menggunakan lantunan hijaiyah ataupun nyanyian hijaiyah yang mereka sukai. Sebab, melatih anak dengan nyanyian akan lebih mudah dan cepat dipahami oleh anak.

b. perkenalkanlah dan perlihatkan bentuk huruf-huruf hijaiyah kepada anak, baik menggunakan buku ataupun dalam sebuah gambar-gambar yang menarik.
c. Biasakanlah orangtua selalu melafalkan huruf-huruf hijaiyah didepan anak-anak. Sebab, Kebiasaan pertama memang harus dimulai dari kedua orangtuanya agar anak lebih tertarik dalam belajar mengaji.

d. Sediakanlah buku, gambar, ataupun tulisan yang berbentuk huruf-huruf hijaiyah.

e. Bolehkah menggunakan aplikatif yang ada di laptop untuk memberikan pelatihan dan pengajaran kepada anak?

Boleh-boleh saja asalkan bunda ataupun ayah memberikan batasan waktu kepada anak dalam penggunaan media elektronik seperti laptop tersebut. Sebab, cahaya bluelight pada layar laptop bisa mengganggu penglihatan anak. Jika terlalu sering dan tanpa batasan akan berdampak buruk pada tumbuh kembang anak.


2. Tips Belajar Mengaji Anak Di Usia 2 - 3 Tahun
Pada tahapan usia ini, peran orangtua masih tetap dibutuhkan untuk bisa mengembangkan pembelajaran anak di rumah. Selain itu, anak bunda juga bisa belajar mengaji di musholla ataupun di TPA/TPQ dan tetap dalam pengawasan orang tua.

Untuk langkah-langkahnya bunda bisa terapkan tips berikut ini:
a. Mengajarkan anak secara rutin saat bersantai bersama keluarga.

b. Jika bunda dan ayah tidak ada waktu banyak untuk mengajarkan anak belajar mengaji, maka sebaiknya ajak anak untuk belajar mengaji di TPA/TPQ seperti di musholla bersama teman-temannya.

c. Perkenalkan buku Iqra ataupun sejenisnya namun langkah yang pertama adalah memberikan pengenalan huruf hijaiyah terlebih dahulu.

d. belajar mengaji secara konsisten.
e. Gunakanlah media aplikatif untuk mengajarkan anak belajar mengaji seperti VCD.
f. Jika anak masih suka bermain, sebaiknya Jangan paksakan anak untuk belajar mengaji, lebih baiknya bunda pilih waktu-waktu tertentu saja seperti setelah sholat Ashar ataupun setelah sholat maghrib.

Atau lebih baiknya lagi mengajarkan anak ketika hendak tidur sambil membacakan huruf-huruf hijaiyah dan doa-doa yang mudah untuk anak.

3. Tips Belajar Mengaji Anak Di Usia 3 - 4 Tahun
Di tahapan ini, Peran orangtua juga masih diperlukan ketika memberikan pemahaman mengaji pada anak.  Atau jika anak belajar mengaji di TPA/TPQ, bunda bisa menanyakan langsung tentang perkembangan anak saat belajar mengaji di TPA/TPQ (tempat pendidikan Al Qur'an).

Untuk langkah-langkahnya bunda bisa terapkan tips berikut ini:
a. Tingkatkan tentang pemahamannya dan tumbuhkan minat anak untuk membaca Iqra.

b. Jika pemahaman anak sudah cukup baik, selanjutnya tingkatkan bacaannya pada Iqra dengan memperkenalkan makhroj huruf dan tajwid secara perlahan, ( dalam poin ini, peran guru mengaji sangat dibutuhkan untuk mengajarkan anak mengaji).

c. Jika perkembangan dan pemahaman anak sudah cukup baik, selanjutnya berikanlah tantangan kepada anak untuk belajar mengaji. Misalnya mencoba memberikan tantangan 1 hari 1 lembar dalam membaca Iqra.

d. Berikanlah reward atau hadiah terhadap tantangan yang bunda lakukan agar minat anak untuk belajar mengaji semakin kuat dan menyenangkan.

4. Tips Belajar Mengaji Anak Di Usia 4 - 5 Tahun
Di tahapan usia anak 4-5 tahun ini, peran guru mengaji sangat dibutuhkan dalam perkembangan tingkat belajar mengaji anak. Sedangkan peran orangtua hanyalah mengawasi, memantau dan menanyakan ataupun bisa mengulang apa yang didapatkan anak saat belajar mengaji di musholla ataupun TPA/TPQ.

Untuk langkah-langkahnya bunda bisa terapkan tips berikut ini:
a. di tahapan ini anak sudah bisa dilatih untuk belajar mengaji secara konsisten dan mengembangkan minat dan juga perkembangan belajarnya.

b. Orangtua hanya perlu membatasi dan juga memberikan waktu-waktu khusus dalam kehidupan anak seperti memberikan jadwal bermain, belajar dan juga mengaji, tentunya agar anak bisa belajar mengatur waktunya.

c. Di tahapan usia ini, bunda ataupun guru mengaji sudah bisa mengajarkan menggunakan makhroj dan tajwid kepada anak.

d. Perhatikanlah setiap perkembangan belajar mengaji anak dan jangan lupa untuk tetap memberikan reward ataupun hadiah menarik untuk mereka.

Tahapan ataupun tips belajar mengaji untuk anak usia balita yang dijelaskan diatas bisa berjalan dengan baik apabila setiap orangtua benar-benar ikut serta didalamnya ketika mengajarkan anak bisa hafal alquran.

jika tidak, jangan heran apabila sang anak mengalami kesulitan dan malas dalam belajar mengaji. Untuk itu, kebiasaan orangtua mengaji sehari-hari di rumah bisa menjadi tolak ukur minat anak untuk belajar dan memahami alquran.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2