√ Anak Selalu Lapar? Ketahui Masalah Mental Anak Karena ini ....

Suatu hal yang sangat umum apabila orangtua merasa panik jika anaknya mogok makan ataupun melakukan gerakan-gerakan menutup mulut. Hal lainnya, ada juga anak-anak yang mempunyai nafsu makan yang cukup tinggi. Jika kita perhatikan Anak-anak ini seolah-olah tidak pernah merasa kenyang dan tidak cukup jika dengan makanan berat. Mereka akan terus mencari dan meminta makanan yang lainnya, bahkan di saat mereka sebelum tidur.


Sebenarnya, anak-anak yang selalu merasa lapar tidak hanya dipicu oleh faktor fisik saja, melainkan juga pada psikis-Nya. Apakah anak bunda mengalaminya?

Mengapa ada anak-anak yang mempunyai nafsu makan yang cukup tinggi dan selalu merasa lapar, bahkan tidak pernah merasakan kenyang meskipun telah menghabiskan banyak makanan? Berikut ini penjelasan-Nya.

Penyebab Anak Selalu Lapar, Ketahui Mental Anak Karena Beberapa Hal ini:

1. Anak mengasosiasikan makanan sebagai kenyamanan
Tidak hanya terjadi pada orangtua saja yang melampiaskan emosionalnya dengan makanan. Anak-anak pun juga sama sering menunjukan perilaku seperti demikian, yaitu melampiaskan emosionalnya dengan makanan untuk mendapatkan rasa kenyamanan. Hal ini biasanya terjadi saat mereka mengalami merasakan cemas, stress, ataupun kesal.

2. Merasa penasaran dengan makanan
Kebiasaan selalu makan meskipun tidak lapar, seringkali terjadi pada anak-anak yang memiliki berat badan lebih atau dibatasi pada jam makan dan juga jenis makanan-Nya.

Apabila anak tidak di izinkan untuk mendapatkan makanan yang di inginkan-Nya, biasanya ia akan terobsesi dengan jenis makanan tersebut. Karenanya, jika ia mempunyai kesempatan, ia akan makan dalam jumlah yang cukup banyak.

3. Tidak mendapatkan nutrisi yang cukup
Setiap Anak tentunya membutuhkan makanan yang tidak hanya mengenyangkan perut dan terasa enak, akan tetapi ia juga membutuhkan cukup nutrisi untuk pertumbuhannya. Oleh sebab itu, pentingnya memasukan berbagai unsur dari kelompok makanan-Nya.Termasuk dari jenis makanan biji-bijian, sayuran, buah-buahan, protein tanpa lemak dan juga produk susu seperti halnya keju, susu dan yogurt. Serta tidak lupa dengan kebutuhan lemak sehat, seperti kacang, biji-bijian, alpukat, ikan, dan juga zaitun.

Jika kebutuhan nutrisi pada anak tidak tercukupi dengan baik sesuai aktivitas yang dilakukan-Nya. tidak heran, jika dikemudian hari ia akan terus-menerus merasakan lapar sepanjang waktu, terutama di masa pertumbuhan-Nya.

4. Anak tidak menikmati makanan-Nya
Ada kalanya, anak juga tidak merasa menikmati makanan yang telah disediakan untuknya, sehingga mereka hanya mau makan sedikit saja. Tentunya dalam hal ini membuatnya tidak puas secara biologis maupun mentalnya. Tidak heran, jika pada saatnya ketika ia menemukan makanan kesukaannya, ia akan terus-menerus memintanya dan tidak mau berhenti untuk menyantap-Nya.

Sebaiknya, libatkanlah anak dan juga anggota keluarga lainnya saat bunda merencanakan menu makanan untuk dihidangkan. Pastikan juga ada menu tertentu yang disukai oleh anak dan biarkanlah anak memilih sendiri jenis makanannya di antara makanan lain yang disediakan.

5. Anak mengalami lonjakan pertumbuhan
Tidak hanya pada bayi saja yang bisa mengalami lonjakan pada pertumbuhannya, anak-anak pun juga sama dapat mengalami lonjakan pertumbuhan yang sering dikenal dengan sebutan growth spurt.

Growth spurt ini membuat anak merasakan terus-menerus merasa lapar karena tubuhnya membutuhkan banyak kalori untuk kebutuhan beraktivitas dan pertumbuhannya. Untuk Solusinya, sediakanlah makanan dengan berbagai macam nutrisi seimbang, bergizi dan juga sebisa mungkin aturlah jadwal makanan mereka sebaik mungkin.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2