√ 7 Perilaku Yang Bisa Membuat Anak Membenci OrangTua-Nya ...

Pada umumnya, orangtua akan mencintai anaknya tanpa syarat, bahkan tidak mengharapkan hal-lain yang lebih dari kemampuannya.

Selain itu, Orangtua juga akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya, membantu mereka ketika diperlukan, serta selalu mendukung mereka dan merawat mereka dengan baik.

Sebagian orangtua, anak-anak mereka bagaikan lilin yang akan menerangi kehidupannya, baik sekarang ataupun nanti. Sehingga orangtua selalu melakukan cara-cara yang mereka inginkan demi kemauannya.

Akan tetapi, sesuatu yang berlebihan terkadang tidak baik untuk dilakukan. Begitu juga perlakuan orangtua terhadap anak.

Mungkin secara tidak sadar, bunda juga pernah melakukan suatu hal yang tidak disukai oleh anak dan hal tersebut dilakukan secara berulang kali. Sehingga menciptakan kepribadian anak yang jauh dari harapan.


7 Perilaku didikan Yang Salah Dan Harus Di Hindari Sejak Anak Usia Dini
Berikut ini 7 hal yang harus bunda hindari agar nantinya si Kecil tidak membenci orangtua saat ia sudah dewasa:

1. Terlalu mengatur
Penelitian dari University of Missouri, apabila anak usia 5 tahun terlalu dikendalikan oleh orangtuanya, justru anak pada nantinya akan lebih cenderung tidak menyukai menghabiskan waktu bersama orangtuanya. Misalnya, orangtua sering melarang anaknya bermain yang ia sukai, melarang anak bermain dengan teman-temannya, dan lain-lain sebagainya.

Apabila orangtua terlalu mengatur anak, tentu Hal ini akan berdampak pada anak ketika mereka sudah menginjak usia antara 10 tahun ke atas.

Mengingat dampak buruk mengenai perilaku hal tersebut, maka ada baiknya jika bunda hanya menerapkan pola asuh drown pada anak.

"Yang dimaksudkan pola asuh drown ialah pola asuh membiarkan anak untuk berekplorasi, bermain, dan mengenal namun tetap dalam pengawasan orangtua"

"Namun apabila ada hal-hal yang bisa berdampak buruk pada anak, berikanlah pengertian dan pemahaman tentang larangan tersebut"

2. Orangtua hanya bermain dengan anak kesayangannya saja
Sudah jelas, bahwa saudara kandung yang kurang disukai oleh orangtua akan menyimpan rasa benci pada orangtua mereka.

Kemudian, anak kesayangan orangtua tersebut juga akan ikut terpengaruh negatif dari perlakuan saudara kandungnya yang tidak disukai orangtuanya.

Ironisnya lagi, menurut penelitian dari laman Mom, orangtua lebih memilih untuk bermain dengan anak kesayangannya saja ketimbang bermain dengan semua anak-anaknya.

Selain itu, Penelitian juga telah mengatakan, hanya 15% anak merasa bahwa mereka dan saudaranya diperlakukan sama oleh orangtuanya. Sedangkan 85% mereka merasa tidak diperlakukan adil oleh orangtuanya.

Dari hal tersebut tentu saja anak akan menyimpan rasa benci saat mereka sudah dewasa, dan hal ini akan berdampak buruk antara hubungan orangtua dan anaknya.

3. Orangtua terlalu menekan dan banyak tuntutan
Study yang telah dilakukan pada tahun 2013 di University of Texas ini menunjukan, bahwa menjadi 'ibu harimau' ternyata tidaklah berfungsi baik bagi tumbuh kembang anak-anaknya.

Tentu, ada sesekali anak super sukses yang telah diperjuangkan oleh tipe orangtua yang seperti ini.
Namun faktanya, banyak anak-anak yang diasuh dengan didikan keras akan memiliki prestasi akademik yang sangat rendah, maladjustment (gangguan penyesuaian diri) yang sangat besar, dan akan timbul rasa benci terhadap orangtuanya.

4. Penggunaan Gadget terlalu sering
Seringkali orangtua sibuk memainkan ponsel di depan anak, hal ini justru bisa merusak waktu kebersamaan anak dengan orangtua.

Spesifiknya, anak-anak tidak suka bersaing dengan sebuah ponsel hanya karena ingin mendapatkan perhatian penuh dari kedua orangtuanya.

Maka dari itu, batasilah penggunaan ponsel ketika sedang bersama anak-anak.

"Ingatlah bahwa moment bersama anak-anak tidak bisa terulang kembali ketika mereka sudah dewasa"

5. Mencintai Anak secara kondisional
Mungkin bunda tidak bermaksud demikian, Mencintai mereka saat anak mampu melakukan keinginannya. Sedangkan ketika anak tidak mampu melakukannya, orangtua justru akan marah, kesal bahkan kecewa. Namun kenyataanya banyak orangtua yang merasa kecewa saat anaknya tidak mampu melakukannya.

Psikolog juga telah menjelaskan, bahwa pola asuh mencintai secara kondisional sebaiknya jangan dilakukan. karena hal itu akan berpengaruh pada perilaku anak kedepannya.

6. Memaksakan keinginan pribadi
Jika suatu saat mereka tumbuh dan memutuskan untuk tidak menyetujui apa pendapat bunda, sebaiknya jangan pernah paksa anak secara kasar.

Sebab, Hal tersebut justru tidak membuatnya mereka menuruti permintaan bunda, malahan ia akan semakin membangkang terhadap apa yang bunda perintahkan, bahkan kemungkinan besar anak akan membenci bunda.

Untuk mengatasi hal ini, cobalah bunda untuk mendengarkan terlebih dahulu apa pendapat anak, selanjutnya pertimbangkanlah apa keputusannya.

Lebih baiknya lagi, jika bunda bisa memberikan keputusan dan menjelaskan tentang baik buruknya ataupun alasan lain yang menurut bunda tidak menyetujuinya.

7. Berdebat Di Depan Anak (Termasuk Keuangan)
Penelitian di Journal of Research on Adolescence mengatakan "para orangtua sekarang sudah tahu bahwa berdebat tentang keuangan di depan mereka bisa merusak mental anak serta hubungan anak dengan orangtua".

Sebaiknya, bunda dan ayah memutuskan berdiskusi masalah keuangan ketika si Kecil sedang tidur. Ingat, Jangan biarkan anak terlibat kedalam permasalahan orangtua apapun itu.

Demikianlah 7 poin yang harus bunda dan ayah hindari pada anak, agar nantinya ketika ia sudah dewasa tidak membenci orangtuanya.

pola asuh yang baik pada anak sejak usia dini merupakan suatu hal yang sangat penting untuk diperhatikan agar anak tumbuh menjadi pribadi yang baik.

Author :

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Komentar Untuk "√ 7 Perilaku Yang Bisa Membuat Anak Membenci OrangTua-Nya ..."

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 2