√ 7 Dampak Buruk Memaksa Anak Untuk Tetap Menghabiskan Makanan-Nya

Setiap anak tentunya mempunyai keunikan tersendiri dan perilaku yang berbeda-beda. Misalnya, Ada anak yang mau menyantap makanan yang disiapkan oleh bunda. Ada juga anak yang telah dibujuk berulangkali, namun ia tetap saja tidak mau menghabiskan makanan-Nya.

Anak-anak yang menghabiskan makanan merupakan salah satu kebiasaan yang sangat baik. Selain itu, makanan yang telah disiapkan oleh bunda tidak terbuang sia-sia. Namun apa yang harus dilakukan oleh bunda saat anak tidak mau makan dan tidak mau menghabiskan makanan-Nya?

Ternyata jika bunda tetap memaksa anak untuk menghabiskan makanan-Nya bisa berakibat buruk lhoohh bund.

Tapi mengapa ada beberapa Orang tua yang tetap Memaksa Anak untuk Menghabiskan Makanan-Nya?

Sebagai orang tua, tentunya selalu memastikan bahwa anaknya mendapatkan nutrisi yang cukup. Akan tetapi seringkali berujung pada pemaksaan anak untuk menghabiskan makanan yang tidak ia sukai.


Berikut dibawah ini merupakan salah satu alasan orangtua tetap memaksa anak untuk menghabiskan makanan meskipun ia tidak menyukainya:

Harus Menghabiskan Apa Yang Ada Di Piring
Sebagian besar dari orangtua biasanya memiliki anggapan bahwa makanan yang ada di atas piring harus dihabiskan. Akan tetapi lain halnya dengan anak, jika anak hanya makan sejumlah dari makanan yang di izinkan oleh perutnya. Maka mereka akan merasakan kenyang meskipun masih ada sisa makanan diatas piring, saat itu juga mereka tetap ingin berhenti makan.

Kekhawatiran Orangtua apabila anaknya tidak cukup makan
Umumnya Anak kecil cenderung makan lebih sedikit, tetapi ia seringkali memakan jajan.
(Ngemil). Sehingga orangtua akan berfikir bahwa anak kita mungkin saja tidak akan mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanan kecil (jajan).

Tidak memahami kebutuhan anak
Sebagai orangtua, bunda tentunya selalu berfikir bahwa orangtua lebih mengetahui apa yang dibutuhkan oleh anak-anaknya. Hal ini berlaku juga dengan makanan.

Oleh sebab itu, saat anak menolak untuk makan, biasanya Orangtua tetap memaksa anak untuk menghabiskan makanan, sebab orangtua akan mengira jika anaknya tidak akan mengetahui apa yang dibutuhkan oleh tubuh-Nya.

Memperkenalkan dengan makanan baru
Orangtua seringkali memaksa anak untuk tetap makan ketika memperkenalkan buah, sayuran, ataupun makanan baru. Biasanya pemikiran yang seperti ini didukung oleh sebuah gagasan bahwa anak perlu diberikan makanan terus menerus sehingga mereka bisa mengetahui rasanya.

Membandingkan dengan anak lain
Ketika teman ataupun sepupu anak yang seumuran mengkonsumsi lebih banyak makanan, biasanya orangtua mungkin akan merasa' bahwa mereka tidaklah melakukan suatu hal yang benar sehingga mereka memaksa anak untuk tetap makan lebih banyak lagi.

Demi menanamkan kebiasaan baik
Hanya karena jenis makanan tertentu tersebut itu sehat, bukan berarti bunda harus memaksakan anak untuk tetap memakannya. Orangtua selalu berfikir bahwa untuk menanamkan kebiasaan makan yang baik, mereka harus mengkonsumsi makanan tertentu meskipun ia tidak menyukainya.


Efek Memaksa Anak Untuk Tetap Menghabiskan Makanan-Nya
Memberikan makanan dengan memaksa adalah tindakan yang harus bunda hindari. Berikut ini beberapa efek dari pemaksaan anak untuk tetap menghabiskan makanan-Nya.

Muntah
Jika anak terus dipaksa untuk makan meskipun sudah kenyang atau ia tidak mau, kemungkinan besar anak tersebut akan memuntahkan semua isi makanan yang ada dalam perutnya.

Menjadi benci  dengan Jenis makanan tersebut
Jika memaksakan anak untuk tetap makan yang ia tidak menyukai-nya, justru membuat anak merasa jijik atau menghindari jenis makanan tersebut.

Dapat menghilangkan selera makan
Kita tentunya sudah mengetahui, kita makan saat merasakan lapar, hal ini juga berlaku pada anak-anak. Akan tetapi, terkadang orangtua merasa ragu dengan keputusan anak dalam hal makanan, sehingga orang tua selalu memberikan makan dengan cara paksa. Tentu saja hal ini dapat menghilangkan selera makan pada anak.

Mengarah pada makanan yang tidak sehat
Anak-anak menjadi  mengembangkan kebiasaanya untuk makan yang tidak sehat karena ia tidak menyukai makanan sehat yang diberikan secara paksa oleh orangtua-Nya.

Kurangnya mengontrol kebiasaan makan
Salah satu dampak terburuk ketika memberikan makan secara paksa ialah, mereka bisa kehilangan kendali atas kebiasaan makan. Bisa jadi anak tersebut menjadi terbiasa untuk makan berlebihan sehingga menjadi obesitas.

Gangguan makan
Karena tidak adanya kontrol atas makanan-Nya, anak bisa mengalami gangguan pada selera makan seperti anoreksia, bulimia, dll.

Munculnya masalah kurang makan
Saat anak-anak telah tumbuh, ia mungkin akan makan lebih sedikit daripada makan dalam jumlah yang banyak. Akibatnya anak akan kekurangan nutrisi karena pemberian makanan sehat tidak dengan cara yang baik.

Bagaimanakah untuk Menghentikan Kebiasaan Memaksa pada anak?
Memberikan makanan pada anak dengan cara paksa dapat menyebabkan banyak masalah fisik, emosional anak dan juga fisiologis-nya.

Oleh sebab itu, pentingnya memahami pada diri sendiri mengapa bunda memberikan makanan dengan cara paksa.

Apabila bunda merasa anak makan lebih sedikit daripada anak lain-nya seperti menolak untuk makan, lebih asik bermain daripada makan dan berbagai macam alasan lainnya, hal itu sangatlah normal.

Bunda harus tetap tenang dan tunggulah sampai anak merasakan lapar dan meminta makan dari bunda. Salah satu mendidik anak adalah Sabar, sebab hal itu juga berlaku saat menghadapi anak yang susah makan.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2