√ 5 Pendidikan Penting Untuk Anak Laki-Laki Dan Perempuan Yang Harus Di Ajarkan Sejak Usia Dini

Sudah kita ketahui, bahwa anak laki-laki dan perempuan memiliki banyak perbedaan.
Jika pada Anak laki-laki cenderung lebih senang dengan mengekspresikan dirinya berupa gerakan, menyukai benda-benda bergerak, ataupun menyukai tontonan benda-benda yang bergerak.

Sedangkan pada anak perempuan, meskipun ia tidak banyak bergerak seperti pada anak laki-laki namun pada gerakan motorik halusnya cenderung lebih cepat berkembang dibandingkan dengan anak laki-laki. Sehingga anak perempuan cenderung lebih banyak makan, suka menulis, dan berupa kegiatan yang lainnya.

Akan tetapi dari keduanya tersebut hanyalah salah satu perbedaan berupa gender dan juga stereotip, tentunya anak laki-laki lebih menyukai bermain action figure sedangkan pada anak perempuan lebih menyukai bermain Barbie.

Itulah yang membedakan kenapa orangtua harus mengetahui bahwa membimbing anak-anak perlu adanya kesabaran yang berbeda pula.


Cara Mendidik Anak Laki-Laki Dan Perempuan Yang Harus Di Ketahui Orang Tua
Salah satu cara untuk berkomunikasi dengan mereka juga membutuhkan beberapa tips yang bisa bunda terapkan pada mereka, seperti dibawah ini:

1. Ajarkan anak tentang menjaga auratnya sejak Usia Dini
Dalam menyikapi dan mendidik anak laki-laki dan perempuan, yang paling mendasar ialah bunda bisa mengajarkan kepada mereka tentang perbedaan antara aurat laki-laki dan perempuan.

Tanamkanlah pada diri mereka sejak kecil bagian mana sajakah yang boleh dilihat oleh orang lain dan bagian manakah yang harus tetap di jaga. Sebab, Pada masa kini sudah banyak dan marak adanya pe*leceh'an Dan  ke*kerasan s*ksual terhadap anak-anak.

Tanamkanlah pada diri mereka, bahwa tidak semua orang diperbolehkan untuk menyentuh dibeberapa bagian tubuh. Pasalnya anak-anak juga harus dilatih sejak usia dini untuk tetap menjaga bagian organ tubuh yang cukup sens!tif.

Beritahu juga pada anak-anak di usia dini, bahwa mereka jangan sampai lengah dan mudah berhadapan dengan orang-orang yang tidak dikenalnya.

Ajarkanlah pada anak sejak kecil untuk tetap menjaga auratnya demi keamanan serta keselamatan pada diri mereka.

2. Pancing Anak untuk bercerita kepada Orang Tua.
Study kasus telah mempelajari, bahwa Otak laki-laki lebih cenderung memiliki kemampuan untuk memisahkan dan menyimpan informasi-Nya. Sehingga, mereka akan menyimpan semua masalahnya sendirian.
.
sebagai orangtua sebaiknya terus melakukan beberapa cara untuk memancing anak laki-laki agar mau bercerita dengan orangtua terlebih dahulu sebelum orang lain mendengarnya.
Misalnya: ceritakanlah pengalaman bunda sewaktu masih kecil ketika ada masalah dan bagaimana untuk mengatasinya.

Sedangkan pada anak perempuan ia lebih cenderung mudah untuk curhat, bahkan jika bunda mencoba memancing sedikit saja, maka ia akan menjelaskan semua dengan panjang lebar tentang kejadian yang ia alami hari ini.

Naah, untuk tugas bunda ialah harus bisa menjadi pendengar yang baik dan mencari solusi yang baik bagi mereka.

Jangan pernah bosan ketika anak ingin bercerita, sebab pengajaran terpenting mendidik anak ialah pada kedua orang tuanya.

3. Komunikasi dengan Baik dan bijak
Apabila anak laki-laki sedang terbawa oleh emosi, biarkanlah ia sejenak terlarut di dalamnya. Sebab, Hal tersebut akan membantu mereka memberinya suatu pelajaran penting bahwa rasa emosi adalah suatu hal yang normal pada setiap orang.

Akan tetapi jika anak laki-laki menangis, kesal, dan marah-marah, sebaiknya bunda bertanya terlebih dahulu tanpa menawarkan solusi apapun, yaitu cukup tanyakan sederhana saja, bahwa bunda ingin mendengarkan apa yang mereka keluhkan dari permasalahannya.

Untuk hal tersebut, sebaiknya bunda jangan membiarkan mereka meredam amarahnya sendirian yaah bunda.

Sedangkan pada anak perempuan, yang harus bunda hadapi ialah dekatilah ia secara perlahan-lahan dan bicaralah dari hati ke hati. Sebab, anak perempuan lebih mudah dibandingkan dengan anak laki-laki.

Ketika bunda ingin mendengarkan dan memberikan solusi pada mereka, Usahakanlah tetap menggunakan nada bicara yang lemah lembut agar anak melunak dan mau mengatakan permasalahannya.

4. Didiklah dengan karakter yang baik
Sejak anak masih kecil, ajarkanlah pada anak laki-laki atau anak perempuan dengan sikap-sikap yang baik.

Janganlah hanya mengajarkan tentang teori melalui perkataan saja, akan tetapi harus disertai dengan contoh yang baik untuknya setiap hari.

Tanamkan juga pada diri mereka tentang sikap mental yang berani. Misalnya: bunda bisa mengajari mereka tentang bagaimana caranya melatih mental mereka agar tumbuh percaya diri untuk tampil ataupun berbicara di depan umum.

5. Terapkan kedisiplinan Setiap Waktu
meskipun anak bunda adalah seorang laki-laki, maka bunda juga harus bisa menerapkan suatu kedisiplinan.

Sebenarnya, menerapkan kedisiplinan pada anak laki-laki membutuhkan usaha ekstra. sebab, mereka lebih cenderung tidak peduli dan tidak mau mendengarkan apa yang dikatakan oleh orangtua.

Sedangkan, pada anak perempuan ia lebih cenderung bisa memberikan respon yang cukup baik tentang peringatan dari orangtuanya. Meskipun bunda mengisyaratkan tentang kedisiplinan.

Hal ini disebabkan karena anak perempuan lebih sensitif dan pusat-pusat verbalnya dalam otak lebih cepat berkembang.

Orangtua harus tetap memberikan pelatihan kedisplinan kepada anak laki-laki ataupun anak perempuan dengan penuh kesabaran.

Didiklah mereka dengan penuh kasih sayang dan budi pekerti yang baik.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2