√ Anak Jatuh Di Bagian Kepala? Berikut Tindakan Penting Yang Harus Bunda Perhatikan ....

Seorang anak dalam masa tumbuh kembangnya takkan pernah lepas dari yang namanya terjatuh. Baik ketika dia sedang bermain dengan pengawasan orang dewasa ataupun tidak. Kejadian terjatuh pada anak terdapat bermacam-macam salah satunya dibagian kepala anak.


Penanganan seperti apakah yang harus kita lakukan ketika anak terjatuh? Mari simak tips berikut :

1. Tidak perlu langsung panik ketika anak jatuh.
Ketika anak terjatuh janganlah langsung panik segera periksa kesadaran diri anak. Setelah itu periksalah apakah terdapat benjolan di kepala, apakah ada retak dibagian tulang kepala, leher, bahu, tangan ataupun kaki. Serta periksalah barangkali terdapat gangguan penglihatan pada anak.

2. Ketika anak tidak sadar.
Setelah terjatuh dan anak tidak sadarkan diri janganlah kita pindahkan ataupun mengangkatnya, akan tetapi segeralah hubungi dokter. Ketika anda memaksa untuk mengangkat ataupun memindahkan, usahakanlah agar posisi kepala, tengkuk dan bagian leher anak tidak berubah.

3. Anak menangis ketika sudah terjatuh.
Sesaat setelah anak terjatuh dan menangis, anda bisa bersikap sedikit tenang, karena hal ini merupakan tanda bahwa anak mengalami gejala cedera serius berkurang.

Pada dasarnya cedera dibagian kepala itu berbahaya bagi anak dikarenakan anak bisa saja mengalami gegar otak. Akan tetapi gejala awal seperti memar, benjol ataupun berdarah dibagian kepala bukan berarti pertanda bahwa anak mengalami gegar otak.

4. Cedera di kepala.
Cedera di bagian kepala seperti benjol ataupun memar pada anak disebabkan pendarahan di antara kulit kepala dan tulang tengkorak. Keadaan benjol ataupun memar ini biasanya relatife tidak berbahaya bagi anak.

5. Tidak berbahaya selama anak sadar.
Sesaat sesudah terjatuh anak masih sadar penuh berarti tidak ada bahaya yang mengancam hidupnya. Selain itu juga tidak berbahaya bagi anak jika dia tidak menunjukan gejala muntah, tidak merasa pusing serta anak masih bisa terjaga.

Sesudah terjatuh tanyakanlah anak tentang keadaannya jika anak masih bisa menjawab pertanyaan ketika anda bertanya, dan masih bisa menuruti perintah yang anda berikan, serta masih bisa tertawa, hal itu menunjukkan bahwa anak anda dalam keadaan aman dan baik-baik saja.

6. Tidak mengabaikan anak.
Meskipun anak telah terlihat aman, kita sebagai orang tua masih tidak boleh mengabaikan keadaan anak apalagi yang mengalami cedera pada kepalanya “benjol ataupun memar”. Dalam hal ini, pada 24-72 jam pertama setelah anak terjatuh teruslah pantau dan periksa keadaan anak.

7. Gejala gegar otak anak
Setelah terjatuh gejala seperti gegar otak biasanya akan terlihat secara langsung maupun tidak langsung. Gejala kemunculan gegar otak pada anak bisa dengan cepat ataupun lambat yang bergantung kepada pendarahan yang terjadi di dalam otak anak.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2