√ Penyebab Tidur Anak Suka Mengigau dan Berjalan Ketika Tidur Pulas, Waspadai Sleepwalking Pada Anak ...

Perilaku Mengigau pada saat tidur bagi anak-anak merupakan hal yang biasa. Hal ini bisa di sebabkan karena seharian beraktivitas dan membuat tubuhnya terasa sangat lelah sehingga di alam bawah sadarnya terbawa saat tidur. Namun meskipun begitu, ada beberapa kasus gangguan tidur anak tidak hanya sekedar mengigau saja. Meskipun bukan suatu hal yang luar biasa, akan tetapi anak-anak juga bisa mengalami sleepwalking.

Apa itu sleepwalking?
sleepwalking ialah salah satu gangguan saat tidur yang menyebabkan seseorang bisa berjalan dan melakukan tindakan perilaku kompleks saat ia tertidur nyenyak.


Fenomena sleepwalking selain membuat tidak menyadari perilakunya. Biasanya ia juga akan sulit dibangunkan serta tidak mengingat kejadian yang dilakukan selama sleepwaking tersebut.

Jika di bandingkan dengan orang yang sudah dewasa, sleepwalking lebih cenderung terjadi pada anak-anak, terutama pada usia 4 hingga 8 tahun.

Pada umumnya, anak-anak akan mengalami sleepwalking sekitar 1 hingga 2 jam setelah ia tertidur nyenyak. Kondisi yang seperti ini biasanya berlangsung selama 5 hingga 15 menit.

Fenomena Sleepwalking mungkin saja tidak berbahaya. Akan tetapi, bunda harus tetap mewaspadai anak yang sleepwalking, sebab dikhawatirkan akan terjadinya cedera saat anak berjalan ataupun beraktivitas di luar kesadaran.

Penyebab Anak Sleepwalking pada Anak

Ada berbagai faktor terjadinya sleepwalking, Mulai dari psikologis ataupun pada fisik yaitu:
- Kelelahan atau kurang tidur,
- tidur yang tidak teratur,
- pemicu stres atau kecemasan,
- berada di lingkungan tidur baru,
- faktor sakit atau demam,
- memiliki riwayat keluarga yang mengalami sleepwalking.

Selain yang disebutkan diatas, sleepwalking juga bisa terjadi karena kondisi-kondisi khusus seperti:
- Sleep apnea
Yaitu suatu kondisi ketika seseorang berhenti bernafas dalam waktu yang singkat di malam hari,
- Sedang mengalami mimpi yang buruk.
- tidur nyenyak,
- migrain,
- cedera dibagian kepala.

Perilaku Sleepwalking pada Anak
Perilaku berjalan sambil tidur merupakan suatu gejala yang paling umum terjadi saat anak-anak mengalami sleepwalking. Selain itu, ada juga perilaku yang lain dari sleepwalking yang bisa bunda amati:
- Duduk di tempat tidur dan mengulangi gerakan-gerakan tertentu,
- bangun sambil berjalan disekitar rumah,
- berbicara sendiri atau mengigau saat tidur,
- sering tidak menanggapi ketika diajak bicara,
- melakukan rutinitas yang tidak wajar, seperti membuka dan menutup pintu secara berulang kali.

Menangani Sleepwalking pada Anak
Untuk mengatasi sleepwaking pada anak, sebaiknya bunda konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan diagnosa yang tepat. Sebagai tahapannya, dokter akan mencari tahu adanya kemungkinan yang terjadi pada perilaku sleepwalking yang dialami oleh anak bunda maupun riwayat keluarga.

Selain hal tersebut, jika ternyata dokter mencurigai adanya masalah tidur seperti sleep apnea, kemungkinan besar anak anda akan menjalani beberapa pemeriksaan khusus pada fisiknya seperti pengukuran detak jantung, gelombang pada otak, laju pernafasan, ketegangan otot, gerakan mata dan kaki, dan juga tingkat oksigen dalam darah.

Secara umum, kondisi sleepwalking pada anak tidak memerlukan pengobatan ataupun perawatan khusus. Apalagi gangguan tidur ini pada umumnya akan menghilang dengan sendirinya saat anak memasuki usia remaja. Tetapi, saat bunda mengetahui anak dalam kondisi sleepwalking, sebaiknya segera tuntun kembali si Kecil untuk kembali ke tempat tidurnya untuk menghindari adanya cedera ataupun hal-hal lain yang berbahaya.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2