√ 3 Tips Untuk Memotivasi Dan Membantu Keberhasilan Anak Di Usia Dini

Siapa sih yang tidak ingin melihat anaknya berhasil? Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya berhasil dan berkembang baik.

Namun bagaimanakah caranya agar ana kita bisa berhasil?
Hal yang paling utama yang harus  dilakukan oleh orang tua ialah mengakui usaha yang telah mereka lakukan setelah mereka mencoba sesuatu, entah itu berhasil melakukannya ataupun tidak.
Dengan pengakuan yang kita berikan, maka anak mempunyai keyakinan, dan kepercayaan dalam diri mereka untuk menggapai impiannya.

Hasil akhir dari usaha anak ketika berhasil ataupun tidak berhasil, akan tetapi ketika orang tua memberikan dukungan penuh kepada mereka maka akan tertanam sikap ketegaran dan mental yang kuat untuk bisa mencapai keberhasilanya.


Cara Memotivasi Anak Dan Keberhasilan Anak Di Usia Dini

Apasih yang harus kita lakukan untuk menunjang keberhasilan pada anak?
Yuk kita pelajari bersama :

1. Terus Mencoba
Sebagai orang tua kita harus bisa memperkuat keyakinan pada anak untuk terus mencoba apa yang sedang mereka lakukan dengan ucapan-ucapan yang positif.

Ucapan-ucapan positif ini diharapkan bisa tertanam dalam diri anak. Ucapan yang seperti apakah untuk mendorong anak agar terus mencoba?

Sebagai seorang pendidik saya selalu melihat anak didik saya yang ketika dia gagal maka dia akan menangis bahkan tidak mau meneruskan apa yang sedang dikerjakannya. Untuk memotivasi anak terkadang saya mengucapkan kalimat-kalimat positif diantaranya : “adik pasti bisa untuk melakukannya, ayoo mencoba lagi”, “Jangan pernah menyerah”, “adik pasti mampu melakukannya”, dan ucapan-ucapan yang lainnya.

Ucapkanlah dengan senyuman tanpa ada paksaan kepada anak untuk segera melakukannya. Ingatlah semua butuh proses, anak kita akan berkembang seiring berjalannya waktu dan pada saatnya perkembangannya juga akan terlihat.

2. Memahami usaha anak
Bunda,semua anak pasti selalu berusaha semampu mereka, maka penting bagi kita untuk memahami usaha yang telah dilakukan anak dengan tidak membebani-Nya.

Selain kita memberikan suatu komentar yang tulus dengan apa yang telah dikerjakan oleh anak kita, orang tua juga harus bisa memperkuat keyakinan pada diri anak akan kemampuannya sendiri. Misalnya saja seperti anak senang dengan mewarnai dan dia terus berusaha meskipun hasilnya masih kurang, maka yang bisa kita ucapkan dengan dukungan dan arahan perlahan seperti “adik, kamu sudah berusaha melakukannya dengan baik hingga kamu selesai melakukannya, akan tetapi sebaiknya untuk warna (daun) kita pilih warna hijau ya”.

Pada dasar Intinya, janganlan mematahkan usaha yang telah dilakukan oleh anak, bimbinglah secara perlahan apa yang telah dia kerjakan hingga dia mahir untuk melakukannya di kemudian hari.

3. Janganlah menyebut kesalahan anak
Ketika seorang anak mencoba sesuatu hal dan dia gagal atau melakukan kesalahan, maka janganlah kita memberikan kesan negatif pada anak. Akan tetapi bantulah anak kita agar selalu fokus dan mempunyai motivasi yang positif.

Kita yang sebagai orang tua hendaklah bisa memberikan arahan dan mengajarkan pada anak bahwa kegagalan merupakan kesempatan, dan kesalahan merupakan pembelajaran.

Setelah anak bisa memahami kalimat tersebut, maka anak akan mempunyai tekad dan memotivasi dirinya sendiri untuk berani mencoba kembali, berani mengambil sebuah risiko serta akan melangkah maju meskipun mereka telah gagal.

penulis :

Iklan Tengah Artikel 2