√ Anak Enggan Meminjamkan Mainan-Nya? Lakukan 6 Cara Mendidik Anak Agar Mau Berbagi ..

Pada umumnya, saat masa anak-anak akan sulit sekali untuk berbagi mainan dengan temanya, atau bahkan seringkali menangis apabila mainanya tersebut di pegang oleh anak kecil yang lainnya.

Kita tentunya sering mengalami betapa sulitnya mengendalikan kemauan si kecil agar mau berbagi mainan dengan temanya ataupun dengan saudaranya.

Playdate yang seharusnya menyenangkan, seringkali membuat si kecil menangis karena berebutan mainan. Atau bahkan sebaliknya, si kecil akan menangis karena mainannya tersebut dirampas oleh temannya. Kita yang menjadi seorang ibu seharusnya bisa mengendalikan emosi kepada mereka.

Mari kita ketahui terlebih dahulu, apa penyebab mereka sangat sulit untuk berbagi.

Usia 1-2 tahun
Balita yang sedang di usia ini Yaitu sedang berada di fase mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Apapun yang ia temukan di sekitarnya akan menganggapnya sebagai miliknya, dan ia tidak mau berbagi. Mereka masih dalam fase egosentris.

Biasanya kata-kata yang seringkali keluar dari mulut si kecil yang berusia 2 tahun ini adalah, “Ini miliku” dan “Tidak boleh”, "tidak" dan lain-lainya.

Bahkan pada umumnya anak yang lebih kecil, misalnya di usia 18 bulan, seringkali merampas apapun yang ia inginkan, termasuk mainan yang sedang dimainkan oleh anak lain.

Jadi jangan berharap jika anak di bawah usia 2 atau 2,5 tahun mau berbagi mainan. Melainkan Mereka bisa bermain bersama-sama, akan tetapi cenderung bermain sendiri-sendiri, bukan 1 mainan untuk bermain bersama-sama.

Kalaupun jika anda berhasil membuatnya untuk berbagi dengan temannya, itu semua karena si kecil menganggap merasa ‘wajib’ untuk mengikuti perintah Anda, bukan karena keinginan mereka sendiri.

Anak yang berusia 2 tahun belum bisa memahami konsep waktu. Saat kita mengatakan, “Pinjam dulu ya mainan-nya, nanti dikembalikan lagi kok” sebenarnya ia tidak benar-benar memahaminya. Namun mengikuti arah gerakan orang tuanya.

Lalu bagaimanakah cara mendidik anak agar mau berbagi mainan dan mau bermain bersama-sama dengan temanya?
Pada usia berapakah mereka sudah bisa memahami untuk berbagi?

Pada Umumnya, anak di usia 3 tahun sudah bisa memahami apa itu berbagi. Selain itu, Mereka juga sudah lebih memahami dengan konsep waktu dan juga perkembangan bahasanya yang membuat mereka mengerti apa yang kita katakan kepadanya.

Meskipun demikian, kita juga harus mengetahui cara mendidik mereka agar mau berbagi sejak usia dini.


Untuk Melatih mereka dengan benar-benar, maka butuh suatu kesabaran, dan juga lapang dada apabila belum juga berhasil.

Cara Mendidik Anak Agar mau Berbagi

1, Gunakanlah kata-kata “pinjam” dan “gantian”, atau “giliran” "sebentar saja".
Selalu gunakan ke empat kata-kata ini kepada mereka. Misalnya “Pinjam boneka ini sebentar ya, nanti Adik bisa gantian bermainnya.”

Selanjutnya anda juga bisa mengatakan “saatnya giliran Adik untuk memainkannya. Nanti giliran Nadia untuk memainkannya kembali".

2. contohkan Kepada Si Kecil
Setiap anak-anak adalah peniru ulung. Jadi cara untuk mendidik anak yang benar adalah dengan memberikanya contoh baginya.

Tunjukanlah sikap anda untuk berbagi kepada orang lain, misalnya dengan memperlihatkan berbagi makanan kepada anggota keluarga. Lakukan sambil berkata yang jelas, misalnya, “Bunda mau membagikan kue ini untuk Adik dan juga untuk ayah. Ayoo kita makan sama-sama.”

3. Jelaskan siapa pemilik mainan
Di usia yang Balita, anda harus bisa menjelaskan bahwa mainan ini milik si “A”. sedangkan mainan yang itu milik si " B".
Saat si kecil ingin memainkan mainan milik si “B”, bunda harus bisa menjelaskan dengan kata-kata di poin pertama untuk meminjam dan mengembalikannya.

4. Ajaklah si kecil untuk mengalah
Cara mendidik anak yang selanjutnya ialah dengan memberikan pelatihan mengalah, agar mereka mau memahami dan berbagi.
Misalnya ketika mainanya bukan miliknya, kemudian si kecil menangis ingin merebutnya, maka anda harus bisa memberikan pemahaman sedikit demi sedikit dengan mengatakan "adik tidak boleh seperti itu yaa, mainanya bukan milik adik".

5. Menyediakan 2 mainan
Untuk langkah awal, akan lebih baiknya jika kita menyiapkan 2 mainan untuk melatih si kecil untuk berbagi.

6. Jangan memaksa
Mengajarkan anak agar mau berbagi memang sangatlah penting, akan tetapi Anda juga tidak harus memaksanya. Anda tetap harus bisa menghargai kemauan si kecil, terutama jika ia sangat selektif.
Misalnya, si kecil hanya mau meminjamkan balonya namun tidak ingin meminjamkan bonekanya. Jika kemauan si kecil seperti itu, maka jangan paksa untuk meminjamkan bonekanya.

Pada tahap awal, Anda dan anak mungkin perlu menyortir mainan mana yang boleh dipinjamkan dan mainan mana yang tidak boleh di pinjamkan. Tentunya supaya tidak berakhir dengan pertengkaran nantinya, simpanlah mainan yang tidak boleh dipinjamkan saat anak anda bermain dengan temannya.

Dengan cara ini, maka anak anda tidak akan merasa kecewa pada saat berbagi atau mempertahankan mainannya yang tidak ingin dipinjamkan.

Jangan khawatir, semakin lama-kelamaan pada saatnya nanti anak anda akan mulai bermurah hati untuk meminjamkan mainanya pada teman maupun saudaranya.

Seiring berjalanya waktu, rasa empati pada anak-pun akan berkembang dan ia tidak akan lagi menjadi pemilih dalam berbagi.

Author :

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Komentar Untuk "√ Anak Enggan Meminjamkan Mainan-Nya? Lakukan 6 Cara Mendidik Anak Agar Mau Berbagi .."

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 2